Nagreg Dibebani 574 Ribu Kendaraan Selama H-7 hingga H-1 Lebaran 2026

POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG – Lonjakan arus mudik dan pergerakan wisata pada Lebaran 2026 membuat jalur Nagreg dipadati kendaraan dalam jumlah besar. Jalur ini menjadi salah satu koridor terpadat di Jawa Barat selama musim mudik.

Nagreg Dibebani 574 Ribu Kendaraan Selama H-7 hingga H-1 Lebaran 2026

Arus kemacetan di Cileunyi masih terasa di Lebaran kedua tanggal 22 Maret 2026. Foto-foto:AGUNG EKO SUTRISNO/ POJOK BANDUNG

Dinas Perhubungan Jawa Barat mencatat sebanyak 577.215 kendaraan melintas selama periode H-7 hingga H-1 Lebaran. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Di jalur Nagreg, volume kendaraan mencapai 574.575 unit menuju arah Garut dan Tasikmalaya. Jumlah ini hampir setara dengan total pergerakan kendaraan di tingkat provinsi.

Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan peningkatan ini dipengaruhi oleh kombinasi arus mudik dan wisata. Banyak pemudik yang langsung melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata di selatan Jawa Barat.

Dalam catatannya pada hari Lebaran saja, sebanyak 76.064 kendaraan tercatat melintas di Nagreg. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Sebanyak 53.742 kendaraan bergerak ke arah Garut dan Tasikmalaya. Sementara 22.322 kendaraan lainnya mengarah kembali ke Bandung,” Ujar dia, Minggu (22/3).

Selain Nagreg, jalur wisata seperti Soreang–Ciwidey dan Banjaran–Pangalengan juga mengalami peningkatan volume kendaraan. Pergerakan ini diperkirakan akan terus meningkat pada hari berikutnya.

“Dishub telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” ungkap dia.

Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik. Hal ini penting untuk menghindari kemacetan di jalur padat. (kus)

loading...

Feeds

Ratusan Buruh Demo PT VinFast Subang

POJOKBANDUNG.COM, SUBANG- Tuntut mempekerjakan kembali 12 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik …