POJOKBANDUNG.com, BANDUNG — Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat serta Kementerian Perindustrian untuk memfasilitasi sertifikasi halal dan memperkuat kemampuan digital 150 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program #WaktunyaSTARt #JualanNyaman X HalalPreneur bertajuk Program Sertifikasi Halal Self-Declare Gratis untuk Industri Kecil dan Menengah di Bandung, Selasa (20/10/2026). Program ini digelar seiring dengan penerapan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang memenuhi ketentuan.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan target Provinsi Jawa Barat untuk mencapai 644.116 produk tersertifikasi halal pada 2026.
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Susamto, mengatakan sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Sementara itu, keterampilan pemasaran digital membantu pelaku usaha meningkatkan penjualan dan membangun merek.
“Melalui program ini, kami ingin pelaku usaha #JualanNyaman dengan memanfaatkan ekosistem discovery commerce untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” kata Vonny.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengapresiasi kolaborasi tersebut karena menggabungkan edukasi sertifikasi halal dengan pelatihan pemasaran digital.
Menurut dia, pemberdayaan UMKM perlu diwujudkan melalui langkah konkret agar pelaku usaha mampu memenuhi ketentuan yang berlaku sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi digital.
Indonesia saat ini memiliki 14,68 juta produk bersertifikat halal dari 3,47 juta pelaku usaha. Melalui kolaborasi ini, UMKM mendapatkan edukasi mengenai proses dan manfaat sertifikasi halal. Pelaku usaha yang memenuhi kriteria juga berkesempatan memperoleh fasilitas sertifikasi halal gratis melalui skema *self-declare*.
Penjual dapat mempelajari informasi mengenai sertifikasi halal melalui Pusat Edukasi Penjual Tokopedia dan TikTok Shop.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan pemerintah terus mendorong kesiapan industri kecil dan menengah melalui sosialisasi regulasi, edukasi, pendampingan teknis, serta sertifikasi halal.
“Kolaborasi bersama platform digital seperti Tokopedia dan TikTok Shop seperti ini penting untuk membantu UMKM meningkatkan kesiapan usaha dan daya saing produk ke depannya,” ujar Faisol.
Manfaat sertifikasi halal juga dirasakan Salma Nabila, pemilik Brownies Bella, salah satu UMKM asal Bandung yang berjualan melalui Tokopedia dan TikTok Shop. Ia mengatakan proses pengurusan sertifikasi halal yang dimulai pada 2025 membuatnya lebih percaya diri dalam memasarkan produk dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Menurut Salma, sertifikasi halal bukan sekadar upaya memenuhi ketentuan, melainkan juga bagian dari strategi membangun kepercayaan konsumen dan mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Selain sertifikasi halal, peserta program memperoleh pelatihan pemasaran digital, mulai dari pembuatan video pendek, siaran langsung atau *LIVE*, hingga pemanfaatan program afiliasi.
Pentingnya keterampilan tersebut tercermin dari pertumbuhan pesanan secara nasional melalui fitur LIVE dan video pendek di TikTok Shop, yang masing-masing mencapai 59 persen dan 135 persen.
Jeannete Langitan, pemilik ZanChips, UMKM asal Minahasa Utara, mengatakan konten kreatif yang diproduksi secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan kreator afiliasi membantu memperkenalkan produknya kepada konsumen baru.
Ia menyebut strategi tersebut turut meningkatkan penjualan ZanChips sebesar 65 persen, terutama pada momen promosi seperti tanggal kembar.
Program edukasi #WaktunyaSTARt! #JualanNyaman diluncurkan pada 2024 dan telah menjangkau 5.000 peserta. Program ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari pelaku usaha, ibu rumah tangga, penyandang disabilitas, hingga anak muda yang tertarik berjualan secara daring atau menekuni profesi kreator.
Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan peserta, mencakup formalisasi usaha, sertifikasi produk, peningkatan keterampilan pembuatan konten, hingga prinsip-prinsip pemasaran afiliasi.



















