POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG – Memasuki H+1 Lebaran 1447 Hijriah, arus lalu lintas di jalur Cileunyi–Nagreg, Kabupaten Bandung, terpantau ramai lancar meski dipadati kendaraan wisatawan lokal. Pergerakan kendaraan didominasi masyarakat yang memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berwisata ke kawasan pantai selatan Garut.
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat terus mengalir menuju arah Garut. Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas masih dapat bergerak dengan kecepatan stabil di sejumlah titik.
Salah seorang warga Bandung, Rudi (35), mengaku memanfaatkan libur hari kedua Lebaran untuk berwisata bersama keluarga ke Pantai Santolo, Garut. Ia memilih berangkat lebih awal agar bisa menikmati perjalanan tanpa terlalu lama terjebak kepadatan.
“Momen Lebaran tidak hanya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dan berlibur bersama keluarga,” ujarnya, Minggu (23/3/3026.
Ia menyebut perjalanan ke pantai menjadi agenda rutin setiap tahun. Meski memahami potensi kemacetan di jalur Nagreg menuju Garut, Rudi mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya. Baginya, perjalanan menjadi bagian dari pengalaman liburan bersama keluarga.
“Memang sudah tahu pasti akan ramai, apalagi ke arah pantai selatan. Tapi justru itu bagian dari suasana Lebaran, yang penting bisa kumpul dan jalan bareng keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengaku tetap merasa nyaman selama perjalanan karena arus lalu lintas masih bergerak. Kondisi tersebut membuat suasana perjalanan tetap terasa menyenangkan meski volume kendaraan cukup tinggi.
Namun, kondisi berbeda terjadi di wilayah Garut, di mana kemacetan sempat terjadi akibat lonjakan kendaraan dari arah Nagreg menuju Limbangan. Kepadatan tersebut membuat petugas mengalihkan arus ke jalur arteri Lingkar Kadungora.
Pengalihan arus tersebut sempat menimbulkan antrean panjang, bahkan jalur alternatif Kadungora ikut mengalami kepadatan akibat tingginya volume kendaraan. Sejumlah pengendara mengaku perjalanan tersendat karena kepadatan yang mengular dari kawasan Cibiru hingga Nagreg.
Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan peningkatan volume kendaraan pada H+1 Lebaran dipengaruhi kombinasi arus mudik dan wisata. Banyak pemudik yang langsung melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata di selatan Jawa Barat.
“Pada hari Lebaran kedua sebanyak 53.742 kendaraan ke arah Garut dan Tasikmalaya, sementara 22.322 kendaraan menuju Bandung,” ujarnya.
Selain jalur Nagreg, peningkatan volume kendaraan juga diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hal ini seiring tingginya minat masyarakat untuk berlibur bersama keluarga di kawasan pantai selatan Garut.
Petugas gabungan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan tetap bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan. (kus)




















