POJOKBANDUNG.COM, SUMEDANG – Memasuki bulan kedua di tahun 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumedang memastikan telah memulai intensifikasi pajak daerah untuk tancap gas mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini.
Menurut Sekretaris Bapenda Sumedang, Mia Rohmiatin Supriatna, fokus utama yang kini dipersiapkan adalah langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan penerimaan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Sebab dikatakan Mia, opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) merupakan salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumedang pada tahun 2026.
“Hari Jumat (30/1/2026) kemarin kami sudah melakukan rakor Opsen PKB dan BBNKB yang melibatkan berbagai unsur seperti P3D wilayah Sumedang juga para Camat. Rakor tersebut menjadi langkah awal penting dalam menyatukan arah kerja lintas sektor agar pengelolaan opsen PKB dan BBNKB berjalan lebih maksimal,” kata Mia kepada sejumlah awak media di PPS, Selasa (3/2/2026)
Selain itu dikatakan Mia, rapat teknis pemungutan pajak, pertemuan itu juga sekaligus membahas penyusunan Join Activity Plan 2026, yang akan menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan kegiatan kolaboratif selama satu tahun penuh.
“Jadi opsen PKB dan BBNKB memiliki kontribusi penting terhadap kekuatan fiskal daerah. Karena itu, diperlukan langkah yang lebih terukur, kolaboratif, dan terintegrasi. Supaya potensi penerimaan tidak bocor dan dapat dioptimalkan,” ujarnya.
Dengan demikian, penyelarasan strategi antar perangkat wilayah (kecamatan) menjadi kunci untuk memperkuat efektivitas pemungutan pajak daerah.
Yang mana penguatan koordinasi tersebut, pengelolaan opsen kendaraan bermotor di Sumedang tidak hanya mengejar target angka.
Akan tetapi juga mendorong peningkatan kepatuhan serta memperkuat pendanaan pembangunan daerah.
“Rakor kemarin bertujuan menyelaraskan strategi pemungutan pajak daerah. Dengan kolaborasi lintas sektor, kami optimistis target opsen PKB dan BBNKB tahun ini dapat lebih optimal,” katanya. (jim)




















