POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Barat menggelar kegiatan bersih-bersih sungai bertajuk Zero Waste Warriors di kawasan Babakan Siliwangi, Kota Bandung.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Barat menggelar kegiatan bersih-bersih sungai bertajuk Zero Waste Warriors di kawasan Babakan Siliwangi, Kota Bandung. Foto : For Pojok Bandung
Aksi 90 relawan ini merupakan bagian dari gerakan nasional PLN Group yang bertujuan mendorong kesadaran lingkungan dan praktik pengelolaan sampah berkelanjutan di masyarakat.
Selain pegawai PLN, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya komunitas Inwaste Indonesia, World Clean Up Day, Teens Go Green, serta dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Warga RW 06 Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap juga turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang diawali dengan aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai Cikapundung dan edukasi pemilahan sampah.
Para relawan menyusuri tepian Sungai Cikapundung untuk mengumpulkan dan memilah sampah organik maupun anorganik.
Hasilnya, terkumpul sebanyak 178,5 kg sampah organik dan 143,9 kg sampah anorganik dalam waktu singkat.
Sampah kemudian diserahkan kepada Bank Sampah Bersinar sebagai mitra pengelolaan limbah berbasis pemberdayaan masyarakat.
General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI), Munawwar Furqan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan dampak lingkungan yang berkelanjutan.
Dalam setiap gerakan bersama, ada perubahan yang tercipta. Melalui Aksi Zero Waste Warriors terbukti bahwa perubahan nyata lahir dari kolaborasi berbagai pihak.
“Cikapundung bukan sekadar sungai, tapi urat nadi kehidupan masyarakat Bandung. Jika kita biarkan ia tercemar, kita sedang mencemari masa depan kita sendiri. PLN hadir di sini bukan hanya sebagai penyedia listrik, tapi juga mitra masyarakat dalam menjaga sungai sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” tambah Akhmad Duli, Manager PLN UP2B Jawa Barat.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, relawan PLN UP2B Jabar juga menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan, bibit tanaman produktif, serta benih ikan air tawar.
Selain itu, saung di pinggir sungai turut dicat ulang dan dipercantik sebagai ruang edukasi dan interaksi warga.
Ketua RW 06 Ciumbuleuit, Nana Suganda, dengan senyum lebar menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjadi.
Nana melihat ini adalah kolaborasi aksi bersih-bersih besar yang sudah lama tidak terjalin dalam beberapa tahun terakhir. Kali ini, warga yang biasa bersih-bersih sendiri merasa didukung dan dipercaya PLN yang datang bersama komunitas-komunitas hebat.
CEO Inwaste Indonesia, Utari Madani Jayyidah, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal sampah, tetapi membangun budaya sadar lingkungan sejak dini.
Utari percaya perubahan besar lahir dari hal-hal sederhana yang dilakukan dengan konsisten. Ibarat hari ini satu anak melihat orang tuanya memilah sampah, mungkin 10 tahun lagi, dia akan jadi pemimpin lingkungan.
Kegiatan ini merupakan langkah awal dari rangkaian program berkelanjutan PLN UP2B Jabar dalam mendukung pelestarian lingkungan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Melalui aksi seperti Zero Waste Warriors, PLN menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menerangi negeri, tetapi juga menjaga bumi agar tetap layak huni bagi generasi mendatang. (**)




















