POJOKBANDUNG.COM, MAJALENGKA – Kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selalu kerap menjadi magnet tersendiri di tengah-tengah masyarakat termasuk saat hadir di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Kabupaten Majalengka.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang datang dengan pakaian serba putih itu diserbu emak-emak.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri acara di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi dan menyampaikan ceramahnya dan pesan penting di hadapan massa yang didominasi para ibu.
Kehadiran sang kepala daerah disambut sebagian besar emak-emak alias ibu-ibu yang tampak mengerumuni Dedi Mulyadi untuk berfoto bersama.
Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi di bawah binaan Maman Imanulhaq yang juga anggota DPR RI mengadakan acara Harlah ke-75 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Dalam acara tersebut Dedi Mulyadi menyampaikan banyak pesan untuk para ibu, salah satunya untuk mendidik putra putri mereka dengan rasa cinta dan kasih sayang.
Dedi mengatakan yang hilang di Jawa Barat saat ini sebagian besar adalah rasa dan cinta yang mempengaruni tumbuh kembang anak-anak.
“Nu leungit di Jawa Barat teh rasa jeung cinta, indung-indung ayeuna geus teu marake rasa budakna teu dibere daharen leungen indungna, kabeh ti warung kabeh meunang meli sisi jalan (yang hilang di Jawa Barat itu rasa dan cinta, ibu-ibu sekarang sudah tidak memakai rasa, anaknya tidak diberi makan dari tangan ibunya semuanya dari warung dapat beli di jalan),” ujar Dedi Mulyadi di hadapan para ibu di Majalengka sebagaimana dilansir dari YouTube Lembur Pakuan Channel.
Untuk itu Dedi berencana akan membangun revolusi kultular atau revolusi budaya dan meminta para ibu di Jawa Barat untuk kembali memasak nasi dan lebih dekat dengan anaknya.
“Ayo ibu-ibu urang ngejo deui, kejona diakeul, budak leutik huapan, keukeupan (Ayo ibu-ibu kita memasak nasi lagi, nasinya dimasak tradisional, anak kecil suapi, peluk,” imbau gubernur Jawa Barat.
Tak hanya itu, Dedi juga meminta agar masyarakat menjaga alam dan menanam di lingkungan rumah.
“Geura pelakan tatangkalan harepan imah, geura melak cikur, melak jahe, melak laja di lingkungan, lingkunganna kudu tiis (Segera tanam pepohonan di depan rumah, segera tanam kencur, tanam jahe, tanam lengkuas di lingkungan, lingkungannya harus dingin),” pesan Dedi Mulyadi kepada masyarakat khususnya para ibu.(rbg)




















