POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Banjir menerjang Komplek Pondok Mulya, kawasan Melatiwangi, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Senin (26/10/2026) siang. Air yang meluap dari saluran dengan arus deras menyeret sejumlah barang hingga terbawa aliran banjir. Kondisi aliran air membuat warga di sekitar lokasi perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat debit air meningkat.
Peristiwa banjir itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.08 WIB. Air mengalir deras di kawasan permukiman setelah meluap dari saluran air. Arus yang cukup kuat turut membawa material dan barang yang berada di jalur aliran air, sehingga situasi di sekitar saluran perlu mendapat perhatian warga.
Salah seorang warga, Azis mengatakan aliran air dari kawasan yang lebih tinggi kerap mengarah ke bagian bawah ketika hujan deras turun. Kondisi yang bukan kali pertama terjadi di lingkungan sekitar Komplek Pondok Mulya.
“Di sini memang kalau hujan deras, bagian atas pasti ke bawah juga airnya besar,” ujar Azis, Senin (26/10/2026).
Keterangan warga menggambarkan persoalan aliran air dari kawasan atas yang berpotensi meningkatkan debit di wilayah permukiman bagian bawah. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, air yang mengalir dari hulu dapat menambah volume aliran di saluran hingga meluap ke area sekitarnya.
Warga lainnya, Adit menyebut kenaikan debit air di aliran sungai sekitar kawasan Mandalajati juga kerap terjadi. Arus yang datang dari kawasan Mandalajati bagian atas terkadang membawa material pepohonan yang ikut terbawa bersama derasnya air.
Material yang terbawa arus itu tidak hanya berupa ranting atau pepohonan kecil. Adit mengatakan potongan pohon berukuran besar juga pernah ikut hanyut dan terbawa aliran air.
“Material berpotensi menumpuk ketika tersangkut di bagian tertentu dari saluran atau jalur aliran,” kata Adit.
Azis mengungkapkan penumpukan material di aliran air dapat menjadi persoalan ketika hujan deras meningkatkan debit sungai maupun saluran. Jika jalur air terhambat, aliran berpotensi tidak berjalan lancar dan meningkatkan risiko luapan di kawasan yang dilalui air.
“Banjir menjadi perhatian bagi warga yang tinggal di sekitar saluran air dan jalur aliran dari kawasan yang lebih tinggi. Selain memperhatikan perubahan debit, warga perlu menghindari tepian saluran ketika arus menguat, terlebih jika terlihat membawa ranting, batang pohon, barang lain,” ungkap Azis.
Adit antisipasi dengan tidak mendekati aliran banjir untuk mengambil barang yang hanyut karena derasnya arus dapat membahayakan keselamatan.
“Apabila debit air terus meningkat, kita mengutamakan keselamatan diri,” ujar Adit. (dsn)




















