Farhan Warning Libur Lebaran, Rumah Kosong Rawan, Geng Motor Mengintai, Siskamling Diminta Aktif Lagi di Kota Bandung

POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan seluruh camat dan lurah untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) menjelang libur Lebaran 2026. Langkah yang dinilai krusial untuk mencegah lonjakan kriminalitas saat banyak rumah warga ditinggalkan kosong.

Farhan Warning Libur Lebaran, Rumah Kosong Rawan, Geng Motor Mengintai, Siskamling Diminta Aktif Lagi di Kota Bandung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat ditemui para awak media di Jalan Talaga Bodas, Kota Bandung, Kamis (19/3/2026) Foto-foto: Diwan Sapta Nurmawan/Pojok Bandung

Farhan menegaskan momentum libur panjang Lebaran selalu menjadi periode rawan kejahatan, terutama pencurian rumah kosong dan meningkatnya aktivitas kelompok remaja bermotor.

Farhan mengungkapkan kondisi lingkungan harus diperkuat dari level paling bawah. Ia meminta seluruh aparat kewilayahan untuk menggerakkan kembali peran warga melalui siskamling sebagai bentuk nyata warga jaga warga, warga jaga kota.

Farhan menilai potensi kejahatan meningkat karena banyak warga mudik meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Situasi ini kerap dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi tanpa pengawasan.

Selain itu, ia juga menyoroti tren meningkatnya aktivitas anak-anak dan remaja saat memasuki libur sekolah. Mereka cenderung berkumpul di jalanan menggunakan sepeda motor hingga larut malam.

“Fenomena yang tidak bisa dianggap sepele. Aktivitas nongkrong yang tidak terkontrol berpotensi berkembang menjadi aksi negatif, termasuk keterlibatan dalam geng motor,” ujar Farhan saat ditemui di Jalan Talaga Bodas, Kamis (19/3/2026).

Farhan menekankan pentingnya langkah pencegahan sejak dini di tingkat lingkungan. Ia ingin deteksi awal dilakukan oleh warga sebelum permasalahan membesar.

Farhan menjelaskan upaya preventif ini akan mempercepat respons aparat, khususnya Satgas Anti Preman yang memiliki fokus pada penanganan geng motor dan gangguan keamanan lainnya.

“Kalau dari lingkungan sudah ada pengawasan, maka penanganan oleh satgas bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Meski begitu, Farhan mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan kejadian kriminal yang signifikan terkait rumah kosong selama masa persiapan libur Lebaran.

Namun demikian, ia mengakui adanya kekhawatiran di sejumlah wilayah yang mulai menunjukkan peningkatan aktivitas geng motor. Beberapa insiden bahkan dilaporkan telah mengganggu ketertiban masyarakat, mulai dari konvoi hingga bentrokan antar kelompok yang berujung korban.

Situasi ini, menjadi perhatian serius pemerintah kota. Ia tidak ingin kejadian serupa yang pernah terjadi di kawasan Cihampelas terulang kembali.

Farhan menegaskan penanganan terhadap geng motor kini dilakukan secara terpadu, melibatkan aparat keamanan dan partisipasi aktif masyarakat.

Ia juga mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan bersama. Penguatan siskamling dan keterlibatan warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berharap suasana libur Lebaran tahun ini tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(dsn)

loading...

Feeds

Ratusan Buruh Demo PT VinFast Subang

POJOKBANDUNG.COM, SUBANG- Tuntut mempekerjakan kembali 12 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik …