Pelatih Berperan Penting, Bentuk Pesepak Bola atau Pesilat

POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Di mata mantan penggawa tim nasional Yohanes Auri, rentetan pelanggaran brutal yang terjadi di Liga 4 tidak terlepas dari mental pemain.

Pelatih Berperan Penting, Bentuk Pesepak Bola atau Pesilat

Menpora Imam Nahrawi (kiri kedua), didampingi adik Sinyo Aliandoe, Lauren Aliandoe (kanan kedua), anak bungsu Sinyo, Theodurus Aliandoe (kiri) dan mantan pemain Yohanes Auri (kanan). Foto : Jawapos.com. Sementara foto atas, Logo resmi Liga 4 Indonesia 2024/2025. Foto : X: ftblindonesia.

Dan, pelatih menjadi pihak yang berperan penting dalam rentetan pelanggaran brutal yang terjadi di Liga 4 tersebut.

“Pelatihnya siapa? Pelatihnya ngajarin dia main bola atau enggak? Apa dia pemain silat? Atau memang karakter pemainnya seperti itu? Sebab pelatih bisa memberikan instruksi apapun,” ujar Auri kepada Jawa Pos.

Menurut mantan pemain Persija Jakarta itu, dua insiden brutal di Liga 4 merupakan pelanggaran serius.

Auri menilai si pelaku benar-benar berniat mencederai lawan.

“Itu berbahaya, dia bukan pemain bola. Dia niat mencederai. Kalau bisa dituntut, seharusnya dituntut. Bolanya di mana, kakinya di mana,” tegasnya.

Sepakati Hukuman

Pria asal Papua itu sepakat dengan hukuman larangan bermain seumur hidup.

Sebab, pelanggarannya sangat berat dan tidak bisa dimaafkan.

“Menurut saya ini juga perkara mental. Di zaman saya, tidak ada yang seperti itu,” terangnya.

Manajer klub Liga 2 Persikad Depok Diego Tobing, menambahkan bahwa dia masih ingat betul ada pemainnya yang pernah menjadi korban pelanggaran serius.

Bil Asqan, namanya, dan kejadian itu terjadi di kompetisi Championship.

Saat itu, Bil tampil dalam laga Persikad melawan PSPS Pekanbaru.

Ketika terjadi duel udara, Bil disikut oleh Jeferson.

Bil sempat kolaps dan dilarikan ke rumah sakit.

“Itu sangat merugikan tim dan membahayakan keselamatan pemain,” ungkap Diego.

Situasi yang dialami Bil, sambung Diego, mirip dengan kejadian di Liga 4.

“Yang sangat disayangkan, attitude dan tindakannya sangat tidak profesional . Menurut saya, hal seperti itu sangat tidak bisa untuk diberikan dispensasi,” kata Diego. (fiq/ttg/Jawa Pos)

loading...

Feeds

Ratusan Buruh Demo PT VinFast Subang

POJOKBANDUNG.COM, SUBANG- Tuntut mempekerjakan kembali 12 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik …