POJOKBANDUNG.com – Sejumlah kader Golkar menilai kemenangan Setya Novanto dalam gugatan praperadilan atas penetapan statusnya sebagai tersangka oleh KPK membuat citra partai kian terpuruk.
“Kemenangan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, lolos dari tersangka e-KTP adalah jalan menuju kehancuran partai,” ujar salah seorang Generasi Muda Partai Golkar, Almanzo Bonara, Senin (2/10/2017).
Dia mengatakan bahwa citra Partai Golkar yang semakin tergerus akibat persoalan korupsi e-KTP semakin terpuruk dengan putusan hakim yang memenangkan gugatan praperadilan Novanto.
Baca Juga:
Setya Novanto Pilih Tinggalkan Rumah Sakit Meski Banyak Mengidap Penyakit
Waduh! Selain Diabetes dan Jantung, Setya Novanto Juga Punya Tumor di Leher
“Bagi kami putusan ini bukan berdampak positif terhadap citra partai, justru menambah kehancuran terhadap citra partai di mata masyarakat,” ucap Almanzo.
Terlebih, lanjutnya, Novanto selaku ketua umum Golkar dinilai lincah berkonspirasi dengan hukum. Ditambah dengan sederetan kasus korupsi yang melilit beberapa kader Golkar yang sudah menjadi tersangka KPK belakangan ini.
Menjaga Kesehatan Jantung Sama Dengan Melindungi Otak, Begini Penjelasannya – Pojok Bandung https://t.co/buHiRRlpm0
— Pojok Bandung (@pojokbandung2) October 4, 2017
Mengingat momentum di depan begitu ketat dan penuh persaingan jelang tahun politik, GMPG tak yakin partai Golkar akan mampu bersaing jika postur kepemimpinan saat ini sarat dengan skandal korupsi.
Sebab, partai berlambang beringin akan gagal meraih simpati masyarakat.
Baca Juga:
Pengamat Ini Bilang Setya Novanto Bisa Laporkan KPK ke Polisi
Setya Novanto Sembuh, Begini Sindiran Nylekit KPK
Karena itu, pihaknya memandang perlu dilakukan langkah penyelamatan partai dari persoalan korupsi, satu-satunya dengan pergantian kepemimpinan yang bersih melalui proses munas.
“Kami sangat mendukung sikap elite DPP Golkar yang menyuarakan segera dilakukan percepatan munas. Ini adalah langkah tepat untuk pemulihan partai, serta merevitalisasi kepemimpinan baru yang bersih bagi kemajuan Partai Golkar ke depan,” pungkasnya.




















