Saat ini biaya tersebut baru terpenuhi sekitar Rp700 miliar atau masih kurang sekitar Rp 1,4 triliun.
Namun Aher menjamin kebutuhan dana tersebut akan terpenuhi dalam waktu dekat.
Beberapa waktu lalu, PT BIJB telah menerima suntikan modal sebesar Rp906 miliar dari konsorsium Bank Syariah Daerah yang tergabung dalam sindikasi Perbankan Syariah, di antaranya Bank Jateng Syariah, Bank Sumut Syariah, Bank Kalbar Syariah, Bank Sulbar Syariah, Bank Jambi Syariah, Bank Kalsel Syariah dan Bank BJB Syariah.
Baca Juga:
Kerjasama PT PLN dan PT BIJB Tandai Elektrifikasi di Bandara Kertajati
Kaji Ulang Penyertaan Modal Soal Pembangunan BIJB Kertajati
Tak hanya itu, disaat yang sama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan PT Taspen dan beberapa perusahaan asuransi sudah berniat membeli Reksadana Penempatan Terbatas PT BIJB.
“Bahkan Bank konvensional juga sudah ingin masuk untuk menginvestkan dananya di Bandara ini, jadi dari sisi pendanaan kan sudah relatif aman. Makanya segeralah tandatangni KSO agar semua pihak merasa nyaman,” tutur Aher.




















