POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Tingginya intensitas hujan yang nyaris setiap hari, membuat Kota Bandung dilanda banjir Cileuncang. Bahkan, banjir cileuncang di Kota Bandung terjadi di 13 titik.
Namun demikian, menurut Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung, Didi Ruswandi titik banjir di kota Bandung yang semula terjdai di 23 titik, kini tinggal 13 titik.
“Banjir Cileuncang di Kota Bandung tidak pernah lama hanya melintas dan umumnya ketinggian air di bawah 30 sentimeter,” ujar Didi di Balai Kota Bandung, Kamis (26/11/2015).
Sedangkan banjir yang agak tinggi mencapai 60 centimeter, lanjut Didi, terjadi di Pasirkoja, Babakan Ciparay, Cibaduyut dekat jalan tol dan Pagarsih.
Didi mengatakan, untuk mengatasi banjir, DBMP Kota Bandung mengerahkan tim siaga selama 24 jam. Tim gabungan terbagi 120 orang pemantau gorong-gorong, 50 orang Pasukan Katak dan 50 orang Jurig Cai.”Tim gabungan selalu datang ke titik banjir untuk mengatasi agar banjir tidak lama merendam,” papar Didi.
Didi menambahkan, titik banjir yang hilang karena perbaikan dan pengerukan yaitu Pasteur, Gedebage, jalan Jakarta, Cihampelas, Cikapayang dan Ahmad Yani.
Selain itu, kata Didi, titik banjir yang sulit dikeruk di Cibaduyut karena di gorong-gorong dan sungai sidementasinya bukan lumpur tapi barangkal beton. “Untuk mengeruk brangkal dan beton butuh alat berat dan harus koordinasi dengan kabupaten karena permasalahan banjir ada di dua daerah,” jelasnya. (mur)
Titik Genangan Air per Kamis (26/11/2015)
1. Kopo Citarip
2. Arjuna (Jatayu)
3. Sudirman
4. Babakan Ciparay
5. Kembar Baru Selatan
6. Sriwijaya
7. Andir
8. Asia Afrika
9. Leuwipanjang
10. Pagarsih RW 02
11. Cibaduyut
12. Perempatan Pasirkoja
13. Moch Toha


















