POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Duel Persija vs Persib Bandung menimbulkan korban pemain.
Gelandang Persib Bandung Tyronne del Pino mengalami luka pada bagian pelipis kanan akibat lemparan.
Gelandang Persib Bandung Tyronne del Pino terkena lemparan botol dari suporter.
Baca Juga :Timnas Indonesia U-20 Siap Persembahkan Kemenangan di Laga Terakhir Grup C Piala Asia U-20 2025
Insiden itu terjadi ketika laga sudah berakhir, yakni pada momen Tyronne hendak masuk lorong stadion menuju ruang ganti pemain.
Hasil Persija Jakarta vs Persib Bandung seperti diketahui berakhir dengan skor 2-2.
Baca Juga : Tekad Jens Raven Akhiri Piala Asia U-20 2025 dengan Kemenangan Timnas Indonesia
Laga pekan ke-23 Liga 1 2024-2025 itu digelar pada Minggu (16/2/2025) di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Dua hari setelah pertandingan, kondisi Tyronne dikabarkan membaik.
Ia juga sudah mengikuti sesi latihan rutin Persib pada Selasa (18/2/2025).
Baca Juga : Dua Pejabat Utama Polres Subang Diganti, Kapolres Pimpin Sertijab dan Ucapkan Terima Kasih
Pemain asal Spanyol itu menyayangkan masih adanya kekerasan dan perilaku tidak terpuji dari suporter di tahun 2025 ini.
“Sejujurnya, sangat menyedihkan membicarakan situasi seperti ini di tahun 2025. Saya pikir sepak bola harus terus berkembang. Kita harus melindungi para pemain, dari semua situasi seperti ini, sangat disayangkan hal seperti ini masih terjadi di stadion,” ucapnya.
Tyronne tak bisa menghindar dari hujan botol yang menerpa pemain Persib saat masuk lorong ruang ganti.
Saat terkena lemparan ia merasakan sedikit nyeri. Namun, kini dirinya mengaku sudah jauh lebih baik.
Botol pertama bisa dihindari
“Saat itu saya merasakan sedikit sakit, botol pertama saya masih bisa menghindar sehingga tidak mengenai saya. Tapi botol kedua mengenai saya di sini (pelipis kanan) dan saya merasa sedikit nyeri,” paparnya.
Pemain yang sudah mencetak 11 gol dari 21 penampilan ini berharap tak ada lagi aksi kekerasan serupa di dalam stadion.
“El Clasico Indonesia adalah laga besar di Asia Tenggara. Tidak perlu lagi membahas insiden seperti ini,” kata Tyronne.
Berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi
Ia berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, tidak hanya di stadion Persija, tapi di seluruh stadion di Indonesia.
“Kita harus melindungi para pemain, menjaga staf, karena keamanan adalah hal yang paling penting,” ujar Tyronne. (pra)




















