Gagal Total di SEA Games Malaysia, Menpora Hanya Minta Maaf

Imam Nahrawi.

Imam Nahrawi.

“Namun, sekali lagi prinsip kehati-hatian dan mengindahkan kaidah-kaidah yang berlaku adalah hal yang utama,” beber dia.

Senada dengan Nahrawi, Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Achmad Sutjipto juga tidak berani memberikan pertanggung jawaban yang tegas.

Bahkan, dengan lantang, Sutjipto menyampaikan bahwa, dia pantang meninggalkan jabatannya tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban moril kegagalan Indonesia.

“Saya ini tentara, diperintahkan kemana saja, saya laksanakan. Tapi, kata mundur tidak ada didalam kamus tentara,” kata Sutjipto.

Namun, mantan Kepala Staf Angkatan Laut itu memberikan signal bahwa, dia tidak akan melawan bila Menpora akhirnya memecat dia dari jabatan Ketua Satlak Prima. “Kalau diperintahkan untuk mundur, saya siap,” tegasnya.

Lantas apakah kegagalan di SEA Games tersebut lantas membuat perubahan target di Asian Games 2018? Sutjipto mengangkat bahu tanda tidak sepakat. Menurut dia, target masuk peringkat 10 besar Asia dengan meraih 15 – 20 medali emas tidak berubah.

“Karena nomor dan cabang olaharga unggulan kita lebih banyak dipertandingkan,” beber dia.

Total medali emas yang ditargetkan di Asian Games yang akan berlangsung tahun depan itu, bersumber dari sejumlah cabang olahraga unggulan. Beberapa di antaranya adalah, Pencak Silat, Bridge, Bulu Tangkis, Atletik, serta Angkat Besi, dan Paralayang.

“Kami masih optimistis target itu bisa terpenuhi,” ungkap Sutjipto.

loading...

Feeds

Ratusan Buruh Demo PT VinFast Subang

POJOKBANDUNG.COM, SUBANG- Tuntut mempekerjakan kembali 12 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik …