POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Sekitar 50 ribu prajurit TNI Kodam III/Siliwangi akan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Lapangan Gasibu pada Rabu, 30 November mendatang. Apel yang juga akan dihadiri seluruh unsur masyarakat ini dilakukan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan.
Dandim 0618/BS Kolonel Inf. Sugiyono mengatakan, apel di tingkat Provinsi Jawa Barat ini sesuai instruksi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam menginisiasi penjagaan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan adanya apel ini, diharapkan rasa memiliki Indonesia akan lebih tertanam di masyarakat dan bersama-sama melawan upaya pemecahbelahan bangsa.
Dalam apel tersebut, lanjutnya, seluruh peserta yang hadir termasuk prajurit TNI akan menggunakan ikat kepala berwarna merah putih dan berkumpul bersama-sama sebagai wujud kesetiaan pada NKRI. Kodim 0618/BS sendiri, kata dia, akan menghadirkan sekitar 20 ribu personelnya dari berbagai koramil yang ada di wilayah Bandung.
Sementara itu, disinggung antisipasi menghadapi aksi 2 Desember di Jakarta, Sugiyono mengaku pihaknya terus melakukan pendekatan ke setiap masyarakat terutama tokoh agama. Setiap petugas Koramil di bawahnya diperintahkan untuk melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kita selalu melakukan pendekatan ke masyarakat, tokoh-tokoh agama. Kita mengimbau agar mereka tidak ikut demo,” kata Sugiyono, Minggu (27/11).
Imbauan itu menurutnya cukup beralasan. Salah satunya untuk mencegah adanya pihak-pihak yang menunggangi aksi demo tersebut.
Alih-alih berdemo ke Jakarta pada 2 Desember mendatang, dirinya menilai lebih baik jika warga melakukan doa bersama. “Kita doa bersama saja, harapan Panglima TNI kan daripada kita ke Jakarta, kita doa bersama saja di Bandung ini,” ujarnya. (mun)




















