POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi dibikin pusing dengan rencana PT. KAI dan Kementerian Perhubungan yang akan menutup perlintasan sebidang di Cimindi.
Bagaimana tidak, tahun 2017 ini Pemkot Cimahi masih memiliki pengerjaan sejumlah proyek seperti pembangunan Pasar Atas Barokah dan flyover Padasuka yang belum kelar.
BACA JUGA:
Rawan Kecelakaan, Perlintasan KA Cimindi Akan Ditutup
Pintu Perlintasan Kereta Api Kiaracondong dan Cimindi Akan Ditutup Permanen
Menurut Kepala Dinas Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Cimahi Ainul Yakin, jika dipaksakan harus tuntas tahun 2017, pihaknya pesimis penutupan bisa dilakukan. Apalagi, jika melihat kondisi jalan di Cimahi yang sudah padat.
“Cimahi wilayahnya kecil, ditambah lagi penduduknya yang terus bertambah, itu kendalanya,” katanya.
Nah Lho… Organda Cimahi Ancam Gelar Mogok Massal. Ada Apa?
Kendati demikian, pihaknya akan menganggarkan di anggaran perubahan sebesar Rp 100 juta untuk melakukan feasibility study (FS) oleh konsultan. “Nanti konsultan itu akan melakukan FS dengan survei di lapangan secara detail dan hasilnya akan menjadi bahan rekomendasi kami dalam membuat detail engenering design (DED) pembangunan flyover atau underpass,” terangnya.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah menerima surat dari PT KAI Daops II Bandung pada 14 Juli 2017, perihal penghapusan jalan sebidang jalan kereta api di Jalan Sriwijaya dan Jalan Bapak Ampi, belakang Pusdikpom.
Ini Foto-foto Indria Kameswari, PNS Cantik yang Dibunuh Saat Hari Raya Idul Adha – Pojok Bandung https://t.co/decxORrfVP
— Pojok Bandung (@pojokbandung2) 2 September 2017



















