POJOKBANDUNGcom, SOREANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Pemerintah Kabupaten Bandung fokus meningkatkan keamanan hingga meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada Kabupaten Bandung.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Syam Zamiat mengatakan, saat ini pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari parpol akan mulai Agustus-September 2024.
“Saat ini kami menunggu dari parpol yang akan mengusung calon-calonnya. Tahapan pendaftarannya Agustus sampai September 2024,” ujarnya, Minggu (2/ 5).
Sehingga, ujar dia, jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung. Perlu kiranya meningkatkan keamanan hingga peningkatan penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.
“Kita mempunyai jargon bahwa yang namanya Pemilu itu penting dan keamanan itupun penting. Kami semua sudah bersepakat bahwa keamanan, ketentraman di Kabupaten Bandung diutamakan,” imbuhnya.
Dia berharap dalam penyelenggaraan pesta demokrasi dapat mewujudkan kedaulatan rakyat. Selain dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, juga rahasia, jujur dan adil.
“Kita berharap sama-sama untuk menciptakan iklim yang baik, kondusivitas wilayah, serta menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar dia.
Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bandung 2024 meningkat.
“Saya harap partisipasi masyarakat akan meningkat dibandingkan dengan Pemilu pada 14 Februari 2024 lalu. Pihaknya akan terus menyosialisasikan bahwa 27 November 2024 adalah pelaksanaan Pilkada Serentak Nasional,” ungkapnya.
Guna melancarkan pilkada tahun 2024, pihaknya mengaku, Pemkab Bandung, sudah memberikan dukungan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Kabupaten Bandung tersebut.
“Di antaranya meluncurkan hibah sebesar Rp101,9 miliar untuk KPU Kabupaten Bandung. Selain itu, juga pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan untuk petugas yang terlibat dalam pilkada,” ujarnya .
“Saya optimis pelaksanaan Pilkada Serentak Nasional bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya. (Kus)




















