Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat Dorong Sinergi Nyata Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Pekerja

 

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat memberikan penghargaan Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat kepada pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa/kelurahan, serta badan usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, dan kontribusi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di Jawa Barat.

Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek.

Program ini merupakan inisiasi Kemenko PMK, Kemendagri, Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah diselenggarakan sejak 2017 dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-9, setelah sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award.

Secara filosofi, Jamsostek Award merupakan wujud kehadiran negara dalam memenuhi hak pekerja Indonesia atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan semangat gotong royong, sehingga pekerja dapat merasa aman, produktif dan sejahtera serta terhindar dari risiko kemiskinan baru akibat risiko sosial.

Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat menggunakan periode penilaian Januari hingga Desember 2025. Proses penilaian dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pengumpulan dokumen, pemeriksaan dan verifikasi, pembobotan, visitasi, hingga penetapan pemenang.

Penghargaan diberikan dalam empat kategori, yaitu Pemerintah Kabupaten/Kota, Perusahaan Usaha Besar/Menengah, Perusahaan Usaha Kecil/Mikro, serta Pemerintah Desa/Kelurahan. Kriteria penilaian meliputi cakupan kepesertaan, regulasi dan alokasi anggaran, kepatuhan, kesadaran perlindungan jaminan sosial, serta inovasi.

Berdasarkan hasil penilaian, Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat menetapkan 12 penerima penghargaan yang terbagi dalam empat kategori.

Untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, Juara I diraih oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, Juara II Pemerintah Kabupaten Purwakarta, dan Juara III Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Pada kategori Badan Usaha Besar dan Menengah, Juara I diraih oleh PT Semen Jawa Kabupaten Sukabumi, Juara II PT Kordon Putra Sinergi Kabupaten Sumedang, dan Juara III Hosana Medika Pratama Kabupaten Bekasi.

Untuk kategori Badan Usaha Kecil dan Mikro, Juara I diraih oleh PT Global Indo Pangan Kabupaten Sumedang, Juara II Indo Frozen Sentosa Kabupaten Bogor, dan Juara III Segi Tiga (Perusahaan Kecap) Kabupaten Majalengka.

Sedangkan kategori Pemerintah Desa/Kelurahan, Juara I diraih oleh Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Juara II Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dan Juara III Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas penyelenggaraan Jamsostek Award 2026 yang telah memasuki penyelenggaraan ke-9, termasuk upaya memperluas perhatian terhadap perlindungan pekerja hingga tingkat desa.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat yang telah menggelar Jamsostek Award Tahun 2026,” katanya, Kamis (17/9/2026).

Ia pun berharap, kolaborasi bisa terus dilakukan oleh stakeholder terkait sehingga para pekerja yang ada di Jawa Barat memiliki pelindugan yang maksimal.

“Saya berharap pelayanan semakin meningkat dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terus diperkuat sehingga seluruh pekerja di Jawa Barat, baik sektor informal maupun formal, dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan, Deny Yusyulian, menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat praktik baik dan kolaborasi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Jamsostek Award bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi apresiasi sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap praktik baik yang telah dilakukan para penerima penghargaan dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi daerah maupun badan usaha lainnya,” ujar Deny.

Menurut Deny, perluasan perlindungan juga perlu diarahkan kepada pekerja informal dan pekerja rentan. Hal ini didukung dengan penguatan data dan kolaborasi pemerintah daerah agar perlindungan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

Dari sisi cakupan, hingga 15 September 2026, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat telah melindungi 7.812.800 pekerja dari target 11.122.736 pekerja, atau mencapai 70,24 persen dari target. Jumlah tersebut terdiri atas 5.187.195 pekerja penerima upah, 2.185.777 pekerja bukan penerima upah, dan 439.828 pekerja jasa konstruksi.

Sementara itu, dalam periode 2025 hingga Agustus 2026, manfaat perlindungan bagi pekerja rentan di Jawa Barat telah diberikan kepada 1.948 peserta dengan total nominal Rp66,8 miliar. Manfaat tersebut terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan beasiswa.

Selain itu, sepanjang tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jawa Barat telah membayarkan manfaat kepada 864.371 kasus dengan total nominal mencapai Rp11,626 triliun. Pembayaran tersebut meliputi JKK sebesar Rp690,07 miliar, JKM Rp613,29 miliar, JHT Rp9,77 triliun, JP Rp360,96 miliar, dan JKP Rp192,09 miliar.

BPJS Ketenagakerjaan juga telah memberikan manfaat beasiswa kepada 20.084 anak senilai Rp81,29 miliar serta MLT Perumahan untuk 162 unit dengan nilai Rp362,69 miliar.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh stakeholder. Kedepan, kami ingin kolaborasi semakin kuat sehingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau lebih banyak pekerja dan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh pekerja serta keluarganya,” tutur Deny.

Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat diharapkan tidak berhenti pada seremoni penghargaan, tetapi menjadi ruang untuk mengapresiasi sekaligus mendorong berbagai inovasi dan praktik baik dalam perlindungan pekerja.

Para penerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat selanjutnya akan menjadi perwakilan Jawa Barat untuk mengikuti proses penilaian di tingkat nasional.

“Harapan kami, Jamsostek Award ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam membangun ekosistem perlindungan pekerja di Jawa Barat. Praktik baik yang telah dilakukan para penerima penghargaan dapat terus dikembangkan dan direplikasi sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi,” pungkas Deny.

Melalui Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, badan usaha, pemerintah desa/kelurahan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang semakin luas, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja di Jawa Barat.

Pps. Kepala Kantor Cabang Cimahi, Fajar Akhmadi mengatakan penghargaan ini diberikan kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, Perusahaan Usaha Besar/Menengah, Perusahaan Usaha Kecil/Mikro, serta Pemerintah Desa/Kelurahan yang turut berperan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

“Melalui Jamsostek Award, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan sekaligus mendorong semakin banyak perusahaan dan pelaku usaha untuk memberikan perlindungan kepada pekerjanya. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan ekosistem kerja yang lebih aman dan terlindungi.” tandasnya. (kro)

loading...

Feeds