POJOKBANDUNG,com, SOREANG – Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani, Arlan Siddha menganggap, penuntasan janji politik Dadang Supriatna selama menjabat Bupati Bandung menjadi kunci menangnya sang petahana dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
“Memang posisi petahana kerap dianggap menguntungkan, pasalnya mereka sudah memiliki modal memahami karakteristik masyarakat,” ujar dia.
“Namun jika masyarakat menilai kinerja petahana buruk sebelumnya, posisi tersebut bisa merugikan dirinya,” sambungnya.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, menurut Arlan, saat ini kondisi kesadaran berpolitik masyarakat sudah tinggi. Sehingga bisa saja keinginan Dadang Supriatna sebagai petahana untuk naik dua periode terjegal oleh janji politik yang tidak tuntas.
“Karena masyarakat akan menilai dengan baik kinerja sang incumbent. Jika ada program yang dirasa belum memuaskan rakyat, khususnya da yang tidak terlaksana. Bisa saja dia tidak akan merasakan dua periode,” ungkap dia.
Menilik hal tersebut ujar dia, Dadang harus bisa menuntaskan segala janji politik dia dahulu. Agar masyarakat bisa menilai, jika pemimpinnya saat ini amanah dan profesional.
“Masyarakat sangat jeli dan kritis terhadap kinerja saya rasa,” ucapnya.
Lebih lanjut, ujar dia, kiranya Dadang tetap memandang sisa jabatan sebagai seorang kepala daerah bukan dalam frame pejabat partai, yang ingin melaju kembali dalam pilkada tahun ini.
“Posisi dia sebagai kepala daerah harus dimaksimalkan untuk kepentingan warga, sehingga jika dia maju kembali tetap dalam membayangkan kemajuan warga Kabupaten bandung,” ucapnya.
Sebelumnya, Dadang Supriatna mengklaim selama tiga tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bandung, sudah banyak merealisasikan program kerja yang menjadi janji politiknya.
“Saya selaku manusia tentunya banyak kekurangan dan kesalahan. Apabila ada hal janji politik yang belum direalisasikan mohon maaf,” ujar dia, Jumat (10/5).
Lebih lanjut, dirinya mengaku berdasarkan janji politik yang pernah dirinya ucapkan baik dalam kampanye maupun dalam program kerja visi misi sudah direalisasikan.
“Sepengetahuan saya, selama ini sudah dikerjakan dengan baik,” ujar dia.
Dirinya mengatakan, janji politik yang sudah direalisasikan itu tertuang dalam 13 program prioritas Bupati Bandung. Seperti program insentif guru ngaji ditambah BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
“Salah satunya Pak RT, Pak RW, sudah diberikan insentif, bahkan insentifnya ditingkatkan. Para RT dan RW diberikan BPJS, termasuk para Marbot juga mendapatkan insentif,” ujar dia.
Dadang pun menyatakan bahwa dirinya selaku Bupati Bandung akan melanjutkan pengabdiannya pada periode kedua tahun 2024-2029.
“Saya akan ikut kontestasi Pilkada Serentak Nasional yang akan dilaksanakan 27 November 2024. Mohon doanya dan supportnya, semoga saya tetap amanah dan istiqomah,” katanya. (kus)



















