POJOKBANDUNG.com – Pemerintah akan tetap menggencarkan program vaksinasi nasional meskipun bulan Ramadan. Terlebih pemerintah mengizinkan warga mudik pada periode libur Hari Raya Idul Fitri mendatang.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, vaksinasi dosis satu dan dua, serta vaksin booster dosis tiga menjadi syarat perjalanan mudik. Oleh karena itu, vaksinasi harus tetap dijalankan agar semua masyarakat terjangkau.
“Jadi selama bulan puasa justru kita manfaatkan untuk menggencarkan vaksinasi, baik vaksin lengkap maupun booster. Sehingga mudah-mudahan mereka termotivasi untuk melakukan vaksin karena mereka akan mudik,” ujar Muhadjir kepada wartawan, Senin (4/4).
Muhadjir memaparkan, potensi mudik berdasarkan perhitungan survei dari Kemenhub sebanyak 79 juta warga. Hal tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat secara sukarela melakukan vaksin.
Rencananya pemerintah akan membuat sentra vaksinasi di masjid-masjid. Dengan target menyasar masyarakat yang melaksanakan ibadah Ramadan di masjid.
“Kami sudah melakukan rapat membahas tentang bagaimana desain tekhnokratiknya agar momentum ibadah Ramadan khususnya tarawih bisa dijadikan momen untuk melakukan vaksinasi yang masif,” jelasnya.
Muhadjir mengatakan, akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait untuk pelaksanaan vaksinasi di masjid-masjid saat Ramadan.
“Kita akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemenkes, Polri, TNI, dan juga Dewan Masjid Indonesia (DMI) Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
(jpg)



















