Polda Jabar Kejar Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan YTR

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan memberikan keterangan kepada wartawan di RSHS Bandung, Selasa (23/6). Polda Jabar menjadwalkan pemeriksaan terhadap Yuvita Tri Rezeki setelah kondisi korban mulai membaik, sekaligus memperkuat pengejaran terhadap tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Foto : Diwan Sapta Nurmawan/Pojok Bandung.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan memberikan keterangan kepada wartawan di RSHS Bandung, Selasa (23/6). Polda Jabar menjadwalkan pemeriksaan terhadap Yuvita Tri Rezeki setelah kondisi korban mulai membaik, sekaligus memperkuat pengejaran terhadap tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Foto : Diwan Sapta Nurmawan/Pojok Bandung.

POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG BARAT – Pihak kepolisian memastikan terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan YTR yakni Taufik Hidayat di Kabupaten Bandung dikejar hingga tertangkap.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Rudi Setiawan saat ditemui di Pasirlangu,  Kecamatan Cisarua,  Kabupaten Bandung Barat (KBB),  Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, saat ini sejumlah anggota sedang melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku penganiayaan tersebut.

“Kami tidak menyampaikan secara teknis, yang pasti sampai kemanapun pelaku itu kita akang kejar,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya pun sedang memintai keterangan kepada korban terkait penganiayaan yang dialaminya.

“Karena kami mendapatkan kabar bahwa korban Yuvita sudah membaik untuk itu kita akan memanfaatkan kondisi ini untuk menginterview,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya pun memastikan proses menggali keterangan dari korban dengan berhati-hati agar tidak mengganggu proses penyembuhan.

“Tentunya kami tetap memerhatikan psikologis yang trauma besar, beliau korban dan ini harus kita jaga, jangan sampai pertanyaan pertanyaan tersebut mengganggu psikologis nya nanti berakibat kepada pengobatan,” tandasnya. (kro)

loading...

Feeds