Sepanjang Tahun 2022, BPJS Ketenagakerjaan Jabar Cairkan Klaim Peserta Sebesar Rp4,8 Triliun

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Kanwil Jawa Barat cairkan kalim peserta Rp4,8 triliun sepanjang tahun 2022.

Jumlah klaim tersebut tercatat sepanjang tahun 2022 dari seluruh kantor cabang jajaran wilayah Jawa Barat. Tepatnya, periode 1 Januari hingga 31 Desember 2022 dengan nilai rinci Rp4.853.667.967.164 dari total klaim sebanyak 352.238 kasus.

Sebagian besar klaim tersebut disalurkan pada program Jaminan Hari Tua (JHT).

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Romie Erfianto mengatakan, sebagai perlindungan sosial program BPJS Ketenagakerjaan oleh pemerintah telah dijadikan salah satu instrumen untuk mengendalikan kemiskinan.

“BPJS Ketenagakerjaan ini melindungi pekerja dari risiko, terutama ketika pekerja terkena risiko meninggal dunia, bagaimana nasib keluarganya? Dengan BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa dapat santunan, biaya pemakaman hingga beasiswa untuk anak-anak mereka. Paling tidak ekonomi keluarga yang ditinggalkan tidak sulit dengan adanya program BPJS,” jelasnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Insan Olahraga, Ini yang Akan Diperoleh

Romie melanjutkan, misalnya manfaat program beasiswa ini diberikan untuk dua orang anak secara berkala setiap tahun sesuai tingkat pendidikan dari Taman Kanak-Kanak hingga S1 Perguruan Tinggi atau berupa Pelatihan dengan nilai maksimal mencapai Rp174 juta.

“Jadi jaminan sosial ini merupakan salah satu langkah jitu, mengentaskan kemiskinan,” imbuhnya.

Baca Juga: Percepat Perlindungan Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BPRS Botani Bina Rahmah

Besaran bantuan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:
• TK sampai dengan SD/Sederajat Rp 1,5 juta/tahun, maksimal 8 tahun.
• SMP/Sederajat Rp 2 juta/tahun, maksimal 3 tahun.
• SMA/Sederajat Rp 3 juta/tahun, maksimal 3 tahun.
• Pendidikan S-1/Pelatihan Rp 12 juta/tahun, maksimal 5 tahun.

loading...

Feeds