POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bandung Suci, Agus Hariyanto mengatakan, dalam mencapai visi BPJAMSOSTEK mewujudkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan dan menyejahterakan seluruh pekerja Indonesia.
Kantor Cabang Bandung Suci memiliki dua strategi utama yaitu meningkatkan kualitas layanan dan penetrasi peserta.
Peningkatan kualitas layanan BPJAMSOSTEK dilakukan melalui tiga cara. Pertama simplikasi dan standarisasi proses klaim dan layanan. Kedua meningkatkan engagemen dan retention lalu ketiga kolaborasi data dan integrasi sistem.
Selanjutnya, terkait peningkatan penetrasi peserta BPJAMSOSTEK dilakukan melalui tiga cara. Pertama optimalisasi ekosistem eksisting pemberi kerja. Kedua simplikasi proses pendaftaran (onboarding). Ketiga partnership dan kolaborasi dengan mitra strategis.
Secara garis besar untuk memperluas coverage, pihaknya melakukan empat strategi ekstensifikasi. Pertama optimasliasi Inpres 02/2021 yang fokus pada sektor padat karya dan Paritrana sebagai award. Kedua, memperkuat sistem keagenan, penguatan agen bank, agen non-bank dan perisai.
Baca Juga: Pengelolaan Arsip BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan ANRI
Ketiga melakukan partnership untuk meningkatkan awarness, dan data sharing. keempat, subsidi bagi pekerja rentan dengan tingkat kemampuan rendah atau PBI.
Pihaknya juga melakukan tiga strategi intensifikasi. Pertama compliance dan penguatan atau pengawasan dan pemeriksaan melalui pelaksanaan regulasi, peningkatan posisi eksternal dan proses internal.
Kedua ekosistem dan supply chain melalui asosiasi dan CSR pekerja rentan. Ketiga salses force productivity dan JKP sebagai insentif untuk mendorong kepatuhan melalui CRM.
Baca Juga: Pemprov Jabar Diapresiasi Implementasi Inpres tentang Optimalisasi Program BPJS Ketenagakerjaan
Agus juga menyampaikan, dalam mencapai visi, BPJAMSOSTEK memiliki tiga misi yaitu misi pertama, melindungi, melayani dan menyejahterakan pekerja dan keluarga. Kedua, memberikan rasa aman, mudah dan nyaman untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing peserta. Ketiga memberikan kontribusi dalam pembangunan dan perekonomian bangsa dengan tata kelola baik.
“Kami berharap melalui berbagai strategi dan misi yang kami lakukan, kesejahteraan seluruh pekerja dan keluarga Indonesia segera tercapai,” pungkas Agus.
(arh)




















