POJOKBANDUNG.COM – Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung bersama BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci kembali melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Program Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung Tahun 2026 di kantor Kecamatan Arcamanik, Rabu (05/8). Kecamatan Arcamanik Menjadi Lokasi Kedua Sosialisasi Program Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung bersama BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci.
Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kecematan Gedebage (22/07/2026), kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan sinergi, serta memperluas penyebarluasan informasi penting kepada masyarakat, mulai dari program Perluasan Kesempatan Kerja, Pelatihan, Penyaluran Tenaga Kerja, hingga pentingnya Perlindungan Ketenagakerjaan.
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, S.Sos.,M.Si menyatakan bahwa seluruh program tahun ini dirancang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital sekaligus inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.
Selain itu, Disnaker Kota Bandung juga menambah khusus pelatihan kewirausahaan dan disabilitas dengan kejuruan yang lebih spesifik guna memperluas peluang kerja inklusif.
“Melalui sinergi program pengentasan kemiskinan ekstrem, Disnaker menargetkan penyerapan ribuan tenaga kerja lokal serta peningkatan kelas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)” kata Yayan.
Melalui program ini, Disnaker Kota Bandung berharap dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta mendorong pertumbuhan wirausaha baru yang berkelanjutan di Kota Bandung guna menekan angka pengangguran dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.
Untuk mempermudah akses dan transparansi, seluruh proses pendaftaran pelatihan kerja dan lowongan kerja terintegrasi melalui aplikasi BIMMA (Bandung Integrated Manpower Management Application). Warga juga dapat mendaftarkan diri secara langsung untuk program Padat Karya melalui kantor kelurahan setempat.
Sementara itu, Suarni selaku Pps. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci mengatakan berbagai langkah strategis telah dilakukan bersama untuk meningkatkan kepesertaan pekerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, jaminan hari tua, serta manfaat lainnya.
Suarni menekankan bahwa kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Disnaker Kota Bandung sangat diperlukan agar program ini dapat berjalan secara optimal dan memberikan perlindungan yang lebih luas bagi pekerja di Kota Bandung.
Kolaborasi antara Disnaker Kota Bandung dan BPJS Ketenagakerjaan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat jaminan sosial ketenagakerjaan di berbagai sektor dan diharapkan semakin banyak pekerja yang terlindungi dari berbagai risiko kerja dan sosial yang dapat terjadi.
“Upaya ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas, sehingga tercipta rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan aktivitasnya serta terciptanya dunia kerja yang lebih berkeadilan dan sejahtera di Kota Bandung.” tutup Suarni.


















