Ratusan Pemudik Ketagihan Pulang Kampung Naik Kapal Perang, Buka-Sahur Tersedia, Goncangan di Laut Juga Tak Terasa

POJOKBANDUNG.COM, KOTA SEMARANG – Sekitar 800 pemudik dari Semarang Raya pulang dari Jakarta diantar KRI Banda Aceh. Yang tidak membawa motor disediakan bus menuju terminal dan stasiun.

Ratusan Pemudik Ketagihan Pulang Kampung Naik Kapal Perang, Buka-Sahur Tersedia, Goncangan di Laut Juga Tak Terasa

Para pemudik setelah turun dari KRI Bamda Aceh. Foto-foto:Nur Chamim/Radar Semarang Jawa Pos Grup.

M. Hariyanto Kota Semarang

MUDIK kali ini terasa nyaman sekali bagi Mujiyono. Sahur dan berbuka sudah disediakan. Tempat beristirahat enak. Dan, hanya dalam 24 jam setelah berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, dia sudah berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kemarin (18/3).

“Alhamdulillah saya Rp 0 alias gratis,” ungkap bapak yang berkampung halaman di Kendal, Jawa Tengah, itu kepada Radar Semarang Grup Jawa Pos.

Mujiyono bersama keempat anggota keluarganya merupakan bagian dari ratusan pemudik yang diangkut kapal perang KRI Banda Aceh yang turun di Semarang. Mereka yang tidak mengendarai motor sebagian dijemput keluarga. Sebagian lagi naik bus ke terminal atau stasiun diantar kendaraan TNI dan Pemkot Semarang.

Ada empat unit bus yang disediakan TNI AL, Pemkot Semarang, dan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Masing-masing bus menuju Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol serta Terminal Terboyo.

“Naik kapal ini terasa nyaman. Mungkin karena kapal perang sehingga goncangannya nggak begitu terasa. Tahun depan mudah-mudahan bisa ikut lagi,” kata Mujiyono.

Rombongan mudik gratis menaiki KRI Banda Aceh ini berangkat dari Tanjung Priok Selasa (17/3) pukul 08.00 dan tiba di Tanjung Emas pukul 07.25 kemarin. Tujuan akhir mudik dengan kapal perang jenis landing platform dock itu Surabaya.
Tak seperti Mujiyono yang untuk kali pertama mudik dengan kapal perang, Siti, pemudik lainnya, sudah tiga kali melakukannya. “Sudah tiga kali (ikut mudik naik kapal perang) karena terbantu sekali. Satu, gratis, dan yang kedua penjagaannya aman. Semoga terus diadakan lagi,” harapnya.

Pendaftaran Arus Balik Segera Dibuka
Komandan Lanal Semarang Kolonel Mar Sabprowanto mengatakan, program ini sangat membantu pemudik yang membawa sepeda motor maupun yang tidak. “Bagi yang tidak membawa kendaraan atau tidak dijemput keluarga, kami sediakan armada bus untuk diantar ke stasiun kereta maupun terminal bus sesuai tujuan masing-masing,” katanya.

Pendaftaran arus balik akan kembali dibuka dengan rencana keberangkatan pada 25 Maret 2026 dari Semarang menuju Jakarta. “Perjalanan menggunakan kapal laut ini diperkirakan memakan waktu kurang lebih satu hari,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Semarang Budi Prakoso menyatakan, total ada sekitar 1.447 orang pemudik yang naik kapal tersebut dan 800 orang di antaranya turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. “Rata-rata pemudik berasal dari wilayah Semarang Raya seperti Kota Semarang, Kendal, Demak, Kaliwungu, hingga ada juga yang dari Solo,” ungkapnya. (*/ttg/Jawa Pos)

loading...

Feeds