POJOKBANDUNG.COM, SUBANG- Satuan Reserse Narkoba Polres Subang menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Cisalak Subang, Rabu (18/6/2025).

Kasat Res Narkoba Polres Subang AKP Udiyanto saat melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Subang, Rabu (18/6/2025). Foto-foto :M.Anwar/Pojok Bandung
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Subang AKP Udiyanto atas arahan Plh Kapolres Subang, Kompol Endar Supriyatna
Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sat Narkoba Polres Subang Iptu Hartono, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cisalak, Hj. Sitimirah Saribanon.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 200 siswa/siswi.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, dampak negatif yang ditimbulkan baik secara fisik, psikis maupun sosial, serta ancaman hukum bagi para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Para siswa juga diajak untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kasat Res Narkoba Polres Subang AKP Udiyanto, mengatakan upaya mencegah ini dilakukan dengan dilakukannya sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Sosialsisi ini atas arahan Plh Kapolres Subang, Kompol Endar Supriyatna
“Kami melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Totalnya ada 200 pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya.
Dalam pemaparannya di hadapan pelajar, polisi mengenalkan beragam jenis narkoba. Termasuk dampak apabila mengkonsumsi ‘barang haram’ tersebut.Sehingga, para siswa dapat memahami dan mencegah menjadi korban penyalahgunaan narkoba.
“Tujuan kami agar mereka dapat memahami dan mengerti tentang bahaya dan dampak negatif penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Di samping itu, sambung dia, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba di lingkungan pendidikan terutama di sekolah yang menyasar para pelajar.
“Kami juga mengajak para pelajar untuk membantu mencegah, memberantas penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan masyarakat, ” tuturnya.
“Kami juga berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah preventif dan kolaboratif dengan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba, ” pungkasnya. (anr)


















