Bangsa Indonesia, lanjut Achmad, tidak gagap teknologi, bangsa ini sudah menerima teknologi dari manapun bahkan anak bangsanya telah juga menciptakan banyak teknologi.
Namun yang terpenting bagaimana masyarakat dan anak anak mudanya bisa menyampaikan nilai-nilai Pancasila itu melalui medsos dalam teknologi yang dimilikinya.
“Jangan malah selalu jadi buzzer atau netizen yang selalu mengemborkan, menyampaikan kepada khalayak publik yang negatif, tapi justeru mampu membuktikan nilai Pancasila sebagai hal terpenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk masa depan mereka juga,” ucapnya.
Politisi PDIP ini pun mengakui yang muncul saat ini adalah sikap individualisme, acuh tak acuh, apatis, cuek dengan hal terjadi disekitarnya. Padahal seharusnya sikap dalam nilai Pancasila yakni saling membantu, tolong menolong, gotong royong harusnya terus dilakukan meski teknologi canggih telah hadir.
“Sekarang ada medsos kenapa tidak dilakukan hal yang baik tentang nilai Pancasila. Tapi netizen kita malah pinter hal buruk, itu keluar koridor Pancasila, melunturkan Pancasila. Kecenderung menerima budaya luar akibatnya ada nilai yang rontok, luntur dari jiwa pemuda kita. Ini bahaya, saya berharap pemuda menumbuhkan kembali nilai Pancasila, menyayangi menguatkan akar budaya, tidak menerima budaya asing tanpa disaring kemudian berantem dengan saudara sendiri,” paparnya.
“Tidak juga merasa paling benar, pinter, beranggapan agama dia paling benar, padahal keluar dari nilai pancasila. Dengan menerapkan Pancasila, Indonesia akan lebih baik dan maju dari negara lain, negara lain pun rontok penguatan nasionalisme republiknya dan ekonominya, Indonesia pun bisa rontok makanya harus hati hati karena isme dan budaya asing itu lebih disukai anak muda kita,” tegasnya.
Kata Ahmad, Pancasila sangat penting sehingga jangan sampai ada yang merongrong atau menghilangkan Pancasila dimuka bumi Indonesia ini. Anak anak muda di Indonesia harus mulai memahami dan mau mengaplikasikan nilai nilai tersebut.
“Nah hilangkan rasa individulisme tapi kembalikan lagi rasa kepedulian rasa kemanusian yang ada disini karena 5 butir Pancasila itu jadi satuan kesatuan yang kuat, kokoh tidak bisa dipisah pisahkan,” bebernya.




















