Ratusan Santri Penghafal Al-Quran Bebas Bermain di Trans Studio Bandung

Ratusan santri penghafal Al-Qur-an bisa main seharian di Trans Studio Bandung (TSB), Minggu (17/4/2002). (Foto: Murwani/ Radar Bandung)

Ratusan santri penghafal Al-Qur-an bisa main seharian di Trans Studio Bandung (TSB), Minggu (17/4/2002). (Foto: Murwani/ Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Trans Studio Bandung (TSB) tertutup untuk umum pada Minggu (17/04/2002). Pasalnya, 400 santri penghafal Al-Qur-an bisa main seharian di TSB.

Dengan syarat, menghafal minimal 3 juz Al-Qur’an, para santri bebas bermain di Trans Studio Bandung dalam acara bertajuk ‘Fun-Day 400 Santri Huffadz 2022. Para santri tersebut sudah diuji hafalannya.

“Sebelum bermain seluruh peserta harus tasmi Al-Quran 30 juz. Kegiatan dimulai pukul 08.00 sampai pukul 12.00, setelah sholat dzuhur baru bisa bermain sepuasnya sampai tiba salat Ashar,” ujar Ustadz Rendy Saputra, penggagas Fun-Day 400 Santri Huffadz 2022 di Trans Studio Bandung.

Menurut Rendy, santri dan santriwati yang memiliki hafalan 3 juz Al-Quran dikategorikan kuat dalam hafalan. Sejak pukul 08.00 sebanyak 400 santri dan santriwati membaca Al Quran tanpa melihat mushaf, tiap santri membacakan 3 juz Al-Quran yang berbeda.

“Konsepnya bukan menyantuni, tapi memuliakan, kami pilih pondok pesantren gratis yang ada santri dhuafa,” jelasnya.

Menurut Rendy, Fun-Day 400 Santri Huffadz 2022 digelar berkat 2 donatur Dewa Eka Prayoga Foundation (DeEP-Foundation) berkolaborasi dengan B-Erl Cosmetics.

“2 donatur masing-masing menyerahkan dana Rp 500 juta sehingga uang Rp 1 miliar untuk memuliakan dan membahagiakan santri Huffadz/santri Penghafal Quran,” ujar Rendy.

Founder B Erl Cosmetic, yang merupakan salah satu donatur, Erlyanie mengatakan, dana yang disumbangkan Rp 500 juta sebagai rasa syukur karena perusahaan yang dikelolanya berkembang pesat.

“Saya merasa bersyukur diberi kesempatan untuk bersedekah kepada 400 santri penghafal Al-Qur`an,” ujarnya.

Sementara itu, donatur lainnya, Dewa Eka Prayoga mengatakan, pihaknya ingin mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan yang baik, di antaranya tasmi Al-Qur`an santri dan santriwati.

“Pada dasarnya event dibikin bukan untuk menolong orang, tapi menolong diri kita sendiri di akhirat masa depan abadi,” katanya.

Dewa dan Erlyanie bukan yang pertama menggelar event sosial tapi setiap bulan Ramadhan berbagi rezeki dengan orang yang membutuhkan. Setelah anak-anak bermain, acara dilanjutkan dengan buka puasa dan doa bersama.

Pulangnya, santri Huffadz ini mendapatkan 1 paket tas hadiah isinya perlengkapan ibadah dan kebutuhan pribadi santri. Santri yang diajak bermain di TSB dari 40 pondok pesantren dari Bandung Raya, Bogor dan Purwakarta masing-masing mengirim 10 santri terbaik penghafal Al-Qur`an.

Adapun 400 santri hasil seleksi ustadz di Bandung Raya. Salah seorang santri yang mengikuti acara tersebut, Yoga menyambut baik dengan adanya acara tersebut.

Terlebih para santri sebagian besar belum pernah bermain di TSB merasa bahagia bisa menikmati permainan walau sedikit ekstrim.

“Senang, bahagia walau pusing naik yang diputar putar itu, pokoknya bahagia,” ujar Yoga.

(mur)

loading...

Feeds