Euforia Persib Bandung Juara Bikin Arus Kota Bandung Padat

POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku harus langsung menegur kendaraan yang menghambat arus konvoi Persib dari Gedung Sate menuju Pendopo. Perayaan juara Persib Bandung 2026 tak hanya menghadirkan lautan Bobotoh di pusat Kota Bandung, tetapi juga memunculkan persoalan kemacetan dan parkir liar di sepanjang jalur konvoi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan bahkan mengaku turun langsung menertibkan kendaraan yang dianggap mengganggu akses rombongan juara Persib, Minggu (24/5/2026). Konvoi kemenangan yang dimulai dari Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berlangsung sangat padat sejak pagi hari.

Ribuan kendaraan dan jutaan Bobotoh memenuhi ruas jalan utama sehingga arus rombongan berjalan tersendat jauh dari target waktu yang telah ditentukan. Farhan mengatakan kondisi di lapangan membuat perjalanan rombongan tidak berjalan normal. Massa yang memadati hampir seluruh jalur konvoi membuat kendaraan sulit bergerak dengan cepat.

“Berjalan sih bisa, dikatakan lancar tidak juga kalau padat sangat. Jadi memang sangat tersendat. Target kita harusnya sampai pukul 11.00 WIB, sampai pukul 13.00 WIB belum nyampe,” ujar Farhan, Minggu (24/5/2026).

Selain kepadatan penonton, persoalan parkir kendaraan di badan jalan, ikut memperparah kemacetan. Sejumlah akses yang seharusnya steril justru dipenuhi kendaraan warga yang berhenti sembarangan demi menyaksikan konvoi Persib dari jarak dekat.

Kondisi tersebut membuat Farhan harus turun langsung melakukan penertiban di beberapa titik. Ia meminta kendaraan yang menghalangi akses segera dipindahkan agar jalur rombongan tetap bisa dilalui. “Saya terpaksa menertibkan beberapa pihak. Parkir sembarangan, menghalangi jalan itu saya mohon maaf sekali kepada warga,” katanya.

Farhan menilai tingginya euforia masyarakat tahun ini jauh berbeda dibanding perayaan musim sebelumnya. Jika sebelumnya massa lebih terpusat di kawasan Gasibu, kini Bobotoh menyebar hampir di seluruh ruas jalan dari Gedung Sate hingga Pendopo.

Akibatnya, titik kepadatan tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan sepanjang rute konvoi. Banyak warga memilih menunggu rombongan di pinggir jalan sambil membawa atribut Persib dan mengabadikan momen kemenangan. “Tahun lalu dari Balai Kota ke Gedung Sate, sekarang dari Gedung Sate ke Pendopo. Karena hari ini sejarah,” ucap Farhan.

Farhan menyebut perubahan pola keramaian itu membuat pengendalian arus lalu lintas menjadi lebih sulit. Petugas harus bekerja ekstra mengatur kendaraan sekaligus menjaga keamanan jutaan Bobotoh yang memenuhi jalanan Kota Bandung.

Di tengah kepadatan, suasana pesta juara tetap berlangsung meriah. Nyanyian dukungan untuk Persib terus terdengar sepanjang jalur konvoi, sementara para pemain dan ofisial tim menyapa Bobotoh dari atas kendaraan rombongan. Perayaan juara Persib juga semakin emosional dengan kehadiran para legenda klub, termasuk skuad era 1994-1995 yang dipimpin Indra Thohir.

Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari ribuan Bobotoh. Farhan memperkirakan antusiasme warga masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan sterilisasi sementara, Senin (25/5/2026), karena adanya agenda kunjungan Presiden Republik Indonesia.

“Saya masih memperkirakan besok masih ramai. Tapi besok hari Senin kita sterilkan dulu beberapa saat karena ada kunjungan RI 1,” ujar Farhan.(dsn)

loading...

Feeds