Lonjakan Mudik Lebaran 2026 di Daop 2 Bandung Tembus 131 Ribu Penumpang, Tiket Sudah Terjual 83 Persen

POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Rabu (18/3/2026) siang, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang diberangkatkan dari berbagai stasiun mencapai 17.521 orang dalam sehari, dengan total kumulatif menembus 131.178 penumpang sejak 11 Maret 2026.

Lonjakan Mudik Lebaran 2026 di Daop 2 Bandung Tembus 131 Ribu Penumpang, Tiket Sudah Terjual 83 Persen

Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Rabu (18/3/2026) siang, jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang diberangkatkan dari berbagai stasiun mencapai 17.521 orang dalam sehari. Foto-foto:Taofik Achmad Hidayat/Pojok Bandung

Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyebut angka yang mencerminkan tren kenaikan mobilitas masyarakat yang memilih moda transportasi kereta api untuk perjalanan mudik Lebaran tahun 2026.

Menurutnya, pada hari ini saja, Stasiun Bandung menjadi titik keberangkatan terbesar dengan jumlah 5.743 penumpang, disusul Stasiun Kiaracondong sebanyak 5.190 penumpang. Sementara sisanya tersebar di sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 2 Bandung.

“Secara keseluruhan, total keberangkatan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 17.521 penumpang Rabu siang, memperlihatkan tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api jarak jauh,” ujar Kuswardojo, Rabu (18/3/2026).

Kuswardojo menjelaskan jika dihitung sejak periode angkutan Lebaran dimulai 11 Maret 2026, jumlah kumulatif penumpang yang telah diberangkatkan mencapai 131.178 orang.

“Angka diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekatnya puncak arus mudik yang biasanya terjadi beberapa hari sebelum Hari Raya Idulfitri,” katanya.

Selain lonjakan penumpang, ia mengungkapkan tingkat penjualan tiket juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 289.196 tiket telah terjual untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.

“Jumlah setara dengan tingkat okupansi sebesar 83,6 persen dari total kapasitas 345.840 tempat duduk yang disediakan oleh PT KAI Daop 2 Bandung,” ungkapnya.

Tingginya tingkat keterisian kursi menandakan sebagian besar jadwal perjalanan kereta api sudah mulai diminati dan dipenuhi oleh calon penumpang.

Kuswardojo mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi PT KAI, mengingat ketersediaan tempat duduk semakin terbatas.

Kuswardojo juga menegaskan PT KAI terus optimalkan pelayanan guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, termasuk penguatan operasional di stasiun serta peningkatan pelayanan kepada penumpang selama masa angkutan Lebaran.

“Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan untuk menjaga kelancaran arus penumpang, baik saat keberangkatan maupun kedatangan,” ucapnya.

Tren peningkatan yang terjadi saat ini, PT KAI Daop 2 Bandung memprediksi puncak arus mudik akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekatnya libur panjang Lebaran.

“Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kehabisan tiket dan memastikan perjalanan mudik berjalan lancar,” ujar Kuswardojo.(dsn)

loading...

Feeds