POJOKBANDUNG.COM, KAB. BANDUNG BARAT – Suasana ziarah kubur bagi warga Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat di lebaran 1446 Hijriyah ini diselimuti rasa haru.
Betapa tidak, puluhan warga di kawasan tersebut meninggal dunia lantaran menjadi korban tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kesedihan tersebut begitu terasa di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Barunyatuh. Puluhan korban selamat mendatangi area makan untuk mendoakan para korban.
Untuk diketahui, di TPU ini setidaknya 28 korban meninggal dunia akibat bencana longsor dimakamkan.
Salah satu peziarah, Eha (41) menjelaskan, kedatangannya ke makam untuk mendoakan sejumlah anggota keluarganya yang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor ini.
“Ini makam kakak saya Imas, suaminya Dadang serta dua anaknya Pipin Kuswandi dan Andri. Jadi jumlahnya ada 4 orang,” katanya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menambahkan, momen lebaran kali ini begitu terasa menyedihkan tak sebahagia seperti tahun sebelumnya. Pasalnya, keluarga inti menjadi korban tanah longsor.
“Sedih banget kehilangan keluarga di momen Idulfitri ini gak bisa kumpul. Jadi kita doakan. Mereka sudah saya anggap sebagai orang tua sendiri pengganti ibu dan bapak karena mereka sudah gak ada,” katanya.
Ia menegaskan, suasana Lebaran tahun ini terasa sangat berbeda. Kebiasaan berkumpul, makan bersama, dan bercanda kini hanya tinggal kenangan.
“Tapi Lebaran sekarang kakak juga sudah tiada. Padahal kalau ngumpul Lebaran suka makan-makan, senda gurau, makanya sekarang kehilangan banget,” tandasnya. (kro)


















