Prima pun mengungkapkan, orang yang membuang limbah penyebab warna air Sungai Cimeta berubah menjadi merah darah itu dipastikan warga sekitar.
“Yang membuang material tersebut adalah warga sekitar dan tidak sadar jika material tersebut mengakibatkan air sungai berubah warna,” jelasnya.
Sungai Cimeta yang berwarna merah darah membuat geger warga dan viral di berbagai lini media sosial. DLH Jabar bersama aparat kewilayahan melakukan penyisiran. Terungkap bahwa yang membuang sisa material tersebut adalah warga sekitar yang tidak tahu bahwa benda yang dibuangnya ke sungai menyebabkan aliran air berwarna merah.
“Yang membuang bungkusan merah tersebut adalah dari warga sekitar. Bungkusan itu adalah satu plastik bekas kemasan sekitar 30 liter yang diduga sisa material dari sumber pencemaran. Berdasarkan penyisiran, setelah sepanjang 6 kilometer larutan berwarna merah itu sudah tidak ada,” kata Prima.
Sungai Cimeta yang berwarna merah darah dan membuat geger warga hingga video tersebut viral di berbagai lini media sosial. DLH Jabar bersama aparat kewilayahan melakukan penyisiran. Terungkap bahwa yang membuang sisa material tersebut adalah warga sekitar yang tidak tahu bahwa benda yang dibuangnya ke sungai menyebabkan aliran air berwarna merah.
“Yang membuang bungkusan merah tersebut adalah dari warga sekitar. Bungkusan itu adalah satu plastik bekas kemasan sekitar 30 liter yang diduga sisa material dari sumber pencemaran. Berdasarkan penyisiran, setelah sepanjang 6 kilometer larutan berwarna merah itu sudah tidak ada,” kata Prima.




















