POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Apindo Jawa Barat, Ning Wahyu Astutik mengatakan, adanya jaminan keamanan investasi dari pihak kepolisian dapat dipastikan pertumbuhan investasi di Jabar akan semakin membaik.
“Kami melihat ketika ada jaminan keamanan seperti dari pihak kepolisian maka bisa dipastikan investasi di Jabar akan terus membaik,” ungkap Ning saat ditemui disela-sela Halal Bi Halal Apindo Jabar di Kota Bandung, Senin (6/6/2022).
Menurut Ning, indikasi keamanan investasi tersebut terlihat ketika penetapan upah buruh yang tidak menimbulkan gejolak yang berarti. Lebih jauh Ning menyebut, investasi di Jabar dinilai paling tinggi di tingkat nasional.
“Bahkan, saat ini sudah dibuka beberapa kawasan baru yang diharapkan bisa mendorong para pengusaha maupun calon investor yang berinvestasi di Jabar,” sambungnya.
Ning menilai, memasuki semester II 2022 invetasi di Jabar mulai meningkat. Pasalnya, sektor pembangunan sedang berlangsung di berbagai fasilitas di Jabar sehingga memudahkan investor luar negeri untuk menanamkan investasi.
“Kami optimis dengan Jabar terlebih memiliki wilayah yang luas dan memiliki tenaga kerja yang cukup banyak. Bahkan, secara upah ada beberapa wilayah di Jabar tergolong tinggi bila dibandingkan dengan nasional,” paparnya.
Ning menuturkan, banyak juga beberapa daerah di Jabar yang masih relatif kompetitif. Oleh karena itu, ke depannya diharapkan kolaborasi antar pemerintah dengan kalangan pengusaha lebih ditingkatkan untuk menumbuhkan investasi di Jabar.
“Jadi tidak cukup hanya pengusaha saja, tapi perlu kolaborasi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.
Ning menegaskan, Apindo Jabar memiliki strategi dalam menggaet investor. Misalnya, dengan mengundang beberapa calon investor seperti Taiwan, Amerika Serikat dan lain sebagainya.
Baca Juga: UMK Jabar 2022 Sudah Ditetapkan, Apindo Dukung Langkah Gubernur Ridwan Kamil
“Mereka diberi pemahaman akan berbagai potensi investasi di Jabar. Tapi para investor yang selanjutnya akan menetapkan sendiri ketertarikannya berinvestasi di wilayah mana, setelah mereka mengetahui potensi investasi di Jabar,” tuturnya.
“Misalnya di Cirebon ada potensi investasi baru. Kemudian para investor memilih Cirebon karena sudah mendapatkan informasi yang cukup dari Apindo Jabar terkait potensi invetasi di wilayah tersebut,” sambungnya.
Baca Juga: Apindo Jabar Perkuat Sinergi dan Silaturahmi dengan Masyarakat Tionghoa Peduli
Di sisi lain, kata Ning, rangkaian halal bihalal Apindo Jabar bertujuan untuk menjalin silaturrahmi sekaligus kolaborasi antar lembaga dan berbagai kalangan seperti pengusaha, UMKM dan akademisi untuk mendorong iklim investasi dan ekonomi positif di Jabar.
“Adanya kegiatan ini diharapkan adanya pemahaman bahwa kolaborasi itu begitu penting, untuk menciptakan ekonomi Jabar yang lebih baik,” pungkasnya.
(dbs)




















