“Berangkat dari kondisi tersebut kami memfasilitasi aktifitas pekerja dalam Perayaan Buruh Tahun 2018 berupa fun walk dan fun bike,” ungkapnya.
Selain itu, sambung Kuswahyudi, acara tersebut juga bertujuan menambah wawasan, pengetahuan dan pemahaman kepada stakeholder atau pemangku kepentingan tentang program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Di Jabar saja masih banyak masyarakat yang belum paham terkait program-program BPJS Ketenagakerjaan, maka dari itu kami stakeholder bersama-sama untuk menyukseskan cakupakan jumlah kepesertaan,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kadisnaker Jabar, Ferry Sofyan mengaku akan terus mendorong dan mengajak para pemberi kerja disektor formal maupun informal agar segera mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan merupakan amanat undang-undang yang bertujuan memberi aman, nyaman.
“Jaminan sosial ini terus kami sosialisasikan. Kami sadar belum sepenuhnya pemberi kerja menyertakan pekerjanya menjadi peserta, tapi secara bertahap kami mengajak mereka,” tandasnya.
Acara fun walk dan fun bike diikuti 2.000 peserta yang terdiri dari pekerja/buruh, perwakilan SP/SB, perwakilan Pemerintah Daerah, Perwakilan Apindo, Perbankan serta Perusahaan yang merupakan anggota BPJS Ketenagakerjan yang dimaksudkan untuk menciptakan keakraban antara unsur pekerja, unsur pengusaha dan unsur pemerintah.
Peserta Fun Walk & Fun Bike juga dapat menikmati panggung hiburan, makan dan minum di booth yang telah disediakan serta yang beruntung mendapatkan doorprize sepeda motor.




















