Pesawat Terbakar di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

POJOKBANDUNG.COM, JAKARTA – Seorang pilot asal Amerika Serikat dikonfirmasi meninggal dunia dalam insiden pembakaran pesawat perintis di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Pesawat Terbakar di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

Salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata OPM-TPM. Foto-foto:Jawa Pos

Namun, dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang. Nicholas F. Goselin, pilot tersebut, menerbangkan pesawat milik PT AMA dengan nomor registrasi PK-RCY. Insiden terjadi di Bandara Ipdeheik, Balinggama, Yahukimo.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan telah menerima laporan awal mengenai insiden tersebut kemarin (2/7).

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, berdasarkan informasi awal yang diterima dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa satu pilot dan tujuh penumpang. Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT.

“Tidak diperoleh adanya informasi terkait kondisi keamanan di area sekitar lapangan terbang tersebut yang menunjukkan adanya situasi keamanan yang tidak kondusif,” bebernya dalam keterangan tertulis kemarin (2/7).

Tersisa Sayap dan Ekor Berdasarkan rekaman video, kondisi pesawat tampak hangus terbakar di area lapangan terbang setempat. Bagian yang tersisa dan masih dapat dikenali hanya sayap dan ekor pesawat. Sementara itu, baling-baling dalam kondisi rusak berat.

“Kami masih berusaha berkomunikasi dengan PT AMA,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani seperti dikutip dari Cenderawasih Pos.

Sementara itu, Lukman menuturkan, sebelum penerbangan dilaksanakan, informasi cuaca pada rute penerbangan dilaporkan dalam kondisi baik. “Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Lukman, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian. “Untuk memastikan seluruh fakta di lapangan,” katanya. (raf/ttg/Jawa Pos)

loading...

Feeds