POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan langkah untuk memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan. Berdasarkan hasil pemetaan terbaru, terdapat sekitar 78 ribu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri pada proses Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Jabar menggandeng 751 sekolah swasta sebagai mitra penyelenggara pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan kebijakan dibuat merupakan bentuk intervensi pemerintah setelah dilakukan pemetaan terhadap lulusan SMP yang berpotensi tidak memperoleh kursi di sekolah negeri.
Pemerintah tidak ingin ada anak di Jawa Barat yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung.
Purwanto menjelaskan Gubernur Jawa Barat telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), untuk mencari solusi agar seluruh anak di Jawa Barat tetap bisa mengakses layanan pendidikan. Salah satu langkah yang dipilih adalah memperkuat kerja sama dengan sekolah swasta yang bersedia bermitra dengan pemerintah.
Hingga pertengahan Juni 2026, tercatat sebanyak 751 sekolah swasta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program layanan pendidikan. Sekolah-sekolah itu nantinya akan melalui proses kurasi guna memastikan kualitas layanan pendidikan yang diberikan memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
“Dari hasil pemetaan, ada sekitar 78 ribu siswa yang tidak bisa tertampung di sekolah negeri. Karena itu kami menyiapkan skema kerja sama dengan sekolah swasta agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan,” ujar Purwanto, Senin (15/6/2026). (dsn)


















