POJOKBANDUNG.com – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Barat telah rampung dengan hasil yang cukup mencolok. Daniel Mutaqien Syafiuddin resmi terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jabar untuk periode 2025–2030 setelah unggul jauh dari pesaingnya, Ahmad Hidayat.
Dalam proses yang berlangsung hingga tahap verifikasi, Daniel berhasil mengamankan 24 suara dari total 33 pemilik hak pilih, atau setara sekitar 72,73 persen. Sementara itu, Ahmad Hidayat hanya memperoleh enam suara.
Sejak tahap awal pencalonan, kedua kandidat sebenarnya sama-sama dinyatakan lolos administrasi. Hingga batas akhir pengumpulan dukungan pada 1 April 2026, masing-masing menyerahkan dokumen dukungan dari berbagai unsur partai, mulai dari DPD kabupaten/kota hingga organisasi sayap.
Daniel datang dengan basis dukungan yang lebih luas, terutama dari DPD tingkat kabupaten/kota. Di sisi lain, Ahmad juga mengklaim memiliki sokongan yang tidak sedikit, sehingga persaingan sempat diprediksi berlangsung ketat.
Namun situasi berubah setelah panitia melakukan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen dukungan. Mengacu pada aturan teknis partai, ditemukan sejumlah dukungan bermasalah, mulai dari adanya dukungan ganda, kelengkapan tanda tangan yang tidak terpenuhi, hingga dokumen yang tidak asli.
Temuan ini menjadi titik krusial yang menggeser peta kekuatan. Dalam proses klarifikasi, panitia menetapkan keabsahan dukungan berdasarkan tanggal penerbitan surat, kejelasan pihak penandatangan, serta keaslian dokumen.
Hasilnya, sebagian besar dukungan yang sebelumnya diperebutkan akhirnya dinyatakan sah berpihak kepada Daniel. Baik dari unsur DPD kabupaten/kota, organisasi masyarakat pendiri, hingga ormas yang didirikan, mayoritas mengarah kepadanya.
Sementara itu, beberapa dukungan yang semula diklaim kubu Ahmad Hidayat dinyatakan gugur karena tidak memenuhi ketentuan, termasuk persoalan tanda tangan yang hanya berupa hasil pindai.
Keunggulan di hampir semua lini tersebut membuat Daniel semakin kokoh dalam mekanisme voting block. Dengan komposisi dukungan yang telah tervalidasi, kemenangan pun tak terelakkan. (dbs)


















