Komedian sekaligus musisi Andre Taulany mengajak seluruh pekerja Indonesia, khususnya pekerja seni dan sektor informal, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ajakan itu ia sampaikan dalam kampanye iklan bertajuk “Andai Tau Duluan” yang tayang di televisi dan media sosial BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (20/8).
Dengan iuran mulai Rp36.800 per bulan, pekerja informal seperti musisi, penari, penulis, hingga pekerja lepas lainnya bisa mendapatkan perlindungan tiga program: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).
“Saya mau mengajak seluruh pekerja seni dan informal untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan. Manfaatnya luar biasa, dan caranya juga gampang, cukup lewat aplikasi JMO (Jamsostek Mobile),” ujar Andre dalam kunjungannya ke Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menegaskan kampanye ini bertujuan meningkatkan literasi pekerja informal tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial. Hingga Agustus 2025, tercatat sudah ada 8,6 juta pekerja informal yang terdaftar, baik secara mandiri maupun melalui komunitas.
Senada, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cimahi, Boby Foriawan, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh pekerja di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi juga terlindungi. “BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk semua pekerja, baik formal maupun informal. Kami berharap seluruh pekerja dapat merasakan manfaat program ini,” katanya.
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan kampanye “Andai Tau Duluan” sejalan dengan slogan Kerja Keras Bebas Cemas, yakni memberikan rasa aman agar para pekerja dapat bekerja dengan tenang, nyaman, dan terlindungi bersama keluarganya.


















