BPJS Ketenagakerjaan Berikan Manfaat Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia Saat WFH Hingga Rp4,4 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

Terkait dengan perluasan kepesertaan, BPJAMSOSTEK menargetkan 70 juta peserta aktif pada tahun 2026. Beragam strategi telah dijalankan, di antaranya melakukan intensive collaboration dengan Kementerian/Lembaga, memberikan kemudahan peserta dengan memperluas kanal daftar & bayar iuran, serta terus menggenjot promosi, sosialisasi dan edukasi.

“Dengan beragam manfaat dan kemudahan layanan, diharapkan mampu tercipta customer experience terbaik sehingga bisa berkontribusi dalam mewujudkan universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia,” tutup Roswita.

Di tempat terpisah, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Suwilwan Rachmat turut belasungkawa atas meninggalnya Sonny Sofianto. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

“Semoga santunan dari BPJS Ketenagakerjaan bisa dimanfaatkan dan bermanfaat bagi ahli waris serta dengan bantuan tersebut menegaskan bahwa negara hadir memberi perlindungan kepada setiap pekerja,” ujarnya.

Selain itu, kata Willy sapaan Suwilwan Rachmat, pihaknya juga terus memperluas ruang lingkup jumlah kepesertaan khususnya di Jabar dengan berbagai upaya serta meningkatkan pelayanan agar peserta merasa nyaman.

“Kami akan terus berusaha mewujudkan univesial covorage agar seluruh pekerja khususnya di Jabar mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya.

(arh)

loading...

Feeds