Masuk Akhir Pancaroba, Kota Bandung Diselimuti Kabut

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sejumlah Kota Bandung yang berkabut saat pagi hari dalam beberapa hari ke belakang dikarenakan saat ini Kota Bandung telah memasuki akhir musim peralihan (pancaroba).


Prakirawan BMKG Iid Mujtahidin menyebutkan, fenomena munculnya kabut di sejumlah wilayah itu akibat terjadinya kelembaban udara yang terjadi. Selain kabut, ia menyebut potensi hujan pun dapat terjadi pada sore atau malam hari.

“Kabut saat pagi hari ini wajar terjadi apalagi saat ini kondisi udaranya yang relatif lembab pada saat malam atau sore hari,” kata Iid.

Dia menyebut, kondisi kabut tersebut dipengaruhi pula oleh hujan yang terjadi pada Minggu sore (9/6). “Karena kemarin hujan dan kondisi cuacanya cukup lembab ya sehingga pagi harinya karena sisa lembab kemarin menimbulkan kabut,” ujarnya.

Selain kondisi Kota Bandung yang berkabut, dia pun menyebutkan dalam beberapa waktu ke belakang udara dingin yang terjadi Kota Bandung lantaran kondisi tutupan awan yang berkurang secara signifikan. Ia menyebut dalam beberapa waktu ke belakang suhu minimum di Kota Bandung berkisar di angka 19 sampai 22 derajat celcius.

“Sementara untuk suhu maksimumnya ada dj kisaran 29-33 derajat, itu karena tutupan awannya sudah berkurang secara signifikan,” jelasnya.

Ia menuturkan pada paruh pertama bulan Juni ini, Kota Bandung mulai memasuki masa akhir pancaroba. Kendati begitu, ia tak menampik dalam beberapa waktu ke depan masih akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

“Tandanya itu angin musim barat saat ini sudah semakin lemah dan angin timuran yang menguat. Tapi harus diingat bahwa pertumbuhan awan rendah ini masih terjadi dan berpotensi jadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” ujar dia.

Menurutnya kondisi tersebut masih akan disertai oleh kilat, petir dan angin kencang dengan skala lokal dengan durasi singkat. (rup)

Loading...

loading...

Feeds