Longsor Memutuskan Akses Jalan Dua Kampung Kabupaten Bandung Barat

 


POJOKBANDUNG.com, RONGGA – Imbas longsor tebing setinggi 7 meter, akses jalan utama sepanjang lima kilometer penghubung dua kampung, di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, terputus tertimpa tanah.

Perlu diketahui, bencana longsor tebing berkontur 80 derajat itu terjadi pada hari Kamis (23/11) pukul 17.30 WIB, akibat hujan deras yang mengguyur kurang lebih selama dua jam.

Mantri Polisi (MP), Kecamatan Rongga, Lily mengatakan, longsor tersebut terjadi karena kontur tanah yang labil dan kurangnya tanaman keras untuk menahan ketahanan tanah di wilayah terbing berikut.

“Itu terjadi karena kurangnya pohon, akibat dari pembukaan lahan pertanian masyarakat,” ujar Lily saat ditemui di kantor BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jumat (24/11).

Lily menjelaskan, Imbas dari longsor yang terjadi, akses jalan terputus dibeberapa titik hingga tidak bisa dilalui, adapun akses jalan yang lain, masyarakat harus memutar dan menempuh jarak sekitar 10 kilometer dengan memasuki hutan.

“Jalan yang tertutup ada di 10 titik di kampung cipiring, ada akses jalan lain itu jaraknya 10 kilometer dan hanya bisa di lalui dengan berjalan kaki,” kata Lily.

Lily mencatat, akibat peristiwa longsor tersebut, sebanyak 156 kepala keluarga atau 468 jiwa terdampak.

Selain itu, seluas tujuh hektar sawah milik warga mengalami kerusakan akibat tergerus tanah longsoran.

Saat ini sebagian material longsor sudah di evakuasi dengan cara gotong royong masyarakat dengan alat seadanya.

Namun beberapa titik belum bisa dilakukan evakuasi lantaran material longsor yang menutupi jalan setebal tiga meter hingga harus menggunakan alat berat.

“Tanah yang menutupi cukup tebal, sekitar 3 meter, memang seharusnya ini pakai alat berat tapi aksesnya tidak memungkinkan. Rencananya kita evakuasi di hari Minggu dengan gotong royong masyarakat dari dua kampung yang terdampak,” tandasnya

Loading...

loading...

Feeds