Gelombang Pemudik Melonjak, Ribuan Warga Berangkat dengan Kereta Api dari Daop 2 Bandung

POJOKBANDUNG.COM, KOTA BANDUNG – Suasana di Stasiun Bandung Sabtu (29/3/2025) masih terasa padat meskipun puncak arus mudik Lebaran 2025 telah terlewati sehari sebelumnya.

Gelombang Pemudik Melonjak, Ribuan Warga Berangkat dengan Kereta Api dari Daop 2 Bandung


Puncak arus mudik Lebaran 2025 telah terlewati! Ribuan pemudik memadati Stasiun Bandung dan stasiun lainnya di Daop 2 Bandung untuk pulang ke kampung halaman. Foto-foto: Diwan Sapta Nurmawan/Pojok Bandung

Ribuan pemudik tampak berbondong-bondong dengan koper dan tas besar di tangan, menanti keberangkatan mereka menuju kampung halaman.

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat, Jumat (28/3/2025), sebanyak 17.893 pelanggan telah meninggalkan Bandung menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Surabaya, dan Cilacap.

Baca Juga :Bupati Subang Reynaldi Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Puting Beliung di Dua Kecamatan

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengungkapkan lonjakan penumpang ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang. Dari peningkatan layanan di stasiun, penempatan petugas di berbagai titik strategis, hingga memastikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Bandung, Sabtu (29/3/2025).

Kuswardojo menambahkan mudik Lebaran merupakan tradisi tahunan yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga :Gagalkan Perang Sarung, Polsek Pagaden Subang Amankan 11 Remaja Berbahaya

Ribuan orang rela menempuh perjalanan jauh demi bisa berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.

Dalam menghadapi lonjakan penumpang ini, PT KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pelanggan.

Menurutnya seluruh petugas KAI dikerahkan untuk mengawal kelancaran arus mudik, mulai dari area parkir stasiun hingga memastikan pemudik mendapatkan pengalaman perjalanan terbaik hingga ke tempat tujuan mereka.

Baca Juga :Viral, Warga Keluhkan Jalan Licin Akibat Matrial Tanah Merah di Wilayah di Wilayah Desa Padaasih Cibogo Subang

“Tidak hanya berfokus pada aspek teknis perjalanan, tetapi juga pada pengalaman pelanggan. Pihak kami ingin para pemudik merasa nyaman dan aman selama berada di dalam kereta, terutama di momen yang sangat berarti seperti Lebaran. Setiap detail perjalanan selalu diperhatikan, mulai dari kebersihan stasiun, pelayanan informasi, hingga kelancaran operasional di lintasan,” tambah Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan berdasarkan data yang dihimpun hingga Sabtu (29/3/2025), total 294.007 pelanggan telah memiliki tiket keberangkatan kereta api dari Daop 2 Bandung dalam periode Angkutan Lebaran 2025, yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.

“Tingkat okupansi mencapai 82,7% dari total 355.696 tempat duduk yang tersedia, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana mudik yang aman dan nyaman,” jelasnya.

Berangkat Sabtu

Kuswardojo menambahkan dari 29 perjalanan kereta yang diberangkatkan dari wilayah Daop 2 Bandung, Stasiun Bandung mencatat 5.430 pelanggan berangkat pada hari ini, Sabtu (29/3/2025) disusul Stasiun Kiaracondong dengan 5.506 pelanggan, serta Stasiun Tasikmalaya dengan 1.096 pelanggan. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan mendekatnya Hari Raya Idul Fitri.

Kuswardojo mengungkapkan di tengah kepadatan arus mudik, pihaknya mengimbau para pelanggan untuk tetap tertib dan disiplin dalam perjalanan.

Pemudik diharapkan tiba lebih awal di stasiun keberangkatan guna menghindari keterlambatan, serta tidak membawa barang berlebihan agar perjalanan tetap nyaman dan tertib.

Pantau di aplikasi

“Pelanggan yang belum mendapatkan tiket untuk terus memantau ketersediaannya melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk mendapatkan tiket perjalanan yang sesuai dengan jadwal dan kebutuhan masing-masing,” tegasnya.

Kuswardojo menyampaikan melalui segala persiapan dan antisipasi yang telah dilakukan, pihaknya optimistis arus mudik tahun 2025 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap memberikan kenyamanan terbaik bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.

“Semangat mudik yang penuh kebersamaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keluarga dan kampung halaman, serta bagaimana transportasi yang andal mampu menjadi penghubung bagi impian dan kebahagiaan setiap pemudik,” pungkasnya.(dsn)

loading...

Feeds