Fakta Meninggalnya Kasat Narkoba Jaktim, Diduga Bunuh Diri Hingga Keluhkan Sakit

POJOKBANDUNG.COM  – Fakta penemuan jenazah di rel kereta api Jatinegara, Jakarta Timur, pagi Sabtu (29/4) sekitar pukul 10.15 WIB  menggegerkan jagat maya.

Pasalnya, ternyata jenazah tersebut merupakan seorang polisi dengan jabatan Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu. Dia diduga tewas setelah tertabrak kereta api yang lewat di jalur tersebut.

Berikut adalah lima fakta terkait kematian AKBP Buddy yang sudah disampaikan pihak berwajib.

  1. Diduga bunuh diri

Polisi menduga kematian Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur Buddy Alfrits Towoliu lantaran bunuh diri. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko

“Didapatkan untuk sementara hari dari langkah-langkah yang kita lakukan ini patut diduga bunuh diri. Sementara ini dalam proses penyeledikan ini,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/4) dilansir dari jawapos.com, Minggu (30/4/2023)

Namun begitu, ia mengatakan belum mengetahui apa motif di balik dugaan bunuh diri Buddy tersebut.

  1. Keluhkan sakit tak tertahankan

Pihak kepolisian menyebut bahwa Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur Buddy Alfrits Towoliu sebelum ditemukan meninggal dunia sempat mengeluhkan sakit ampedu yang tak tertahankan. Hal itu diungkapkan Buddy kepada Kapolres Jakarta Timur saat meminta izin untuk melakukan operasi.

“Jadi ada percakapannya dengam pak kapolres menyatakan bahwa sakitnya sudah tidak tertahankan lagi dan tidak bisa berbuat apa-apa kalau sedang sakit,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Sabtu (29/4).

Selang dua minggu setelah itu, barulah kemudian Buddy melakukan operasi penyakit ampedunya di Rumah Sakit Pondok Indah. “Jadi beliau ini baru serah terima, begitu ke Polres Jaktim menghadap ke kapolres langsung minta izin karena sakit,” jelas Trunoyudo.

  1. Meninggal saat berdinas

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo mengatakan bahwa hari ini AKBP Buddy bertugas seperti biasa di kantor Polres Jakarta Barat. “Hari ini tadi pagi ke kantor pagi ini, kebetulan di Polres Jaktim. Kemudian annti kita cari saksi-saksi lagi, dan kejadiannya di sini, kurang lebih 2 kilometer dari kantor,” kata dia.

  1. Janazah divisum di RS Polri

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan di TKP, Trunoyudo mengatakan untuk jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.

“Polda Metro Jaya akan melakukan langkah-langkah baik secara SOP, yaitu mengambilan keterangan-keterangan secara verbal kemudian juga akan melakukan secara forensik,” ujar dia.

  1. Polisi periksa masinis

“Saat ini, Trunoyudo mengatakan bahwa masinis kereta yang diduga menabrak korban juga tengah mengalmi pemeriksaan.  “Sejauh ini ada satu saksi dari pihak masinis dalam hal ini, ini akan dilakukan proses pengambilan keterangan,” ucapnya. (jpc)

 

loading...

Feeds