Bertahan di Tengah Maraknya Make Up Artist

POJOKBANDUNG.com, INDUSTRI kecantikan terus berkembang. Banyaknya makeup artist rupanya membuat persaingan di sini cukup ketat. Tidak jarang, banyak yang tereliminasi karena tidak punya karakter dan nilai tambah bagi seorang makeup artist.

Salah seorang makeup expert, Bubah Alfian memberikan tips dan trik supaya seorang makeup artist bisa bertahan. Katanya, tahun 2020 akan semakin banyak lagi orang yang menekuni bidang kecantikan. Pasalnya, industri ini dicari orang-orang karena dibutuhkan untuk spesial ocation atau sehari-hari.

Bubah mengatakan saat ini MUA bisa memaksimalkan penggunaan media sosial. Di media sosial, seorang MUA tidak cuma bisa menampilkan hasil karya. Tapi juga mengatur citra diri.

“Sekarang gampang banget, mengatur media sosial. Kalau zaman saya kan belum ada tuh media sosial, sekarang itu MUA bisa mengatur citranya di Instagram. Kemudian, mempunyai kualitas makeup yang bagus,” katanya ditemui di Nivea #Xpert Squad Search, Grand Yogja Kepatihan, Jalan Dewi Sartika, belum lama ini.

Selain kualitas makeup dan citra diri di media sosial, seorang MUA juga harus memiliki personality dan attitude yang bagus. “Bukan cuma itu, klien juga akan melihat personality dan attitude MUA. Kalau keduanya bagus, maka bisa bertahan,” sambungnya.

Bubah mengungkapkan, saat pertama terjun ke industri fesyen dia banyak belajar dari fashion stylist, fotografer dan MUA senior. Dari situ dia mendapat trik bagaimana caranya mengetahui sifat dan karakter klien.

Katanya, setiap kali mendapatkan klien, Bubah sebelumnya akan mencari biodata diri sang klien. Lalu, mengenali karakter dari zodiak dan shio rupanya sangat berpengaruh.

“Sifat dan karakter orang dibedakan dari dua, yakni shio dan zodiak. Saya mempelajari zodiak itu untuk mengenali karakter orang. Karena seorang MUA itu tugasnya gak cuma bikin alis rapih saja, tapi memastikan klien senang dan percaya diri dengan makeup yang dipakai,” terangnya.

Selain itu, Bubah akan bertanya pakaian yang akan dikenakan atau acara yang didatangi. Pasalnya, makeup yang akan dia poleskan pada klien harus sesuai dengan kondisi acara.

“Sebagai MUA, saya harus peka apakah klien lagi happy atau bad mood. Saat dia lagi sedih atau bad mood, tugas MUA adalah membuat kliennya happy dengan makeup yang dipakai. Klien adalah raja,” tutur Bubah yang kerap menjadi MUA sejumlah figur publik seperti Raisa, Rossa, Luna Maya, dan Isyana Sarasvati.

Kendati sudah terkenal sebagai seorang MUA berpengalaman, Bubah mengaku masih terus belajar dan mengeksplor kemampuannya. Katanya, tren makeup bisa berubah setiap bulan. Sehingga dia perlu terus mengasah kemampuannya dan mengikuti tren yang sedang berkembang.

Apalagi, tren makeup yang terus berputar seperti kehadiran glitter yang tiba-tiba hit, atau lipstik yang bisa digunakan sebagai eyeshadow, membuat Bubah terus bereksplor. Ia juga banyak berdiskusi dengan MUA senior untuk mendapatkan karakter makeup yang sedang dicari.

Saat memoleskan make up, kata Bubah, yang paling penting adalah mempersiapkan kulit wajah sebelum ditimpa makeup. Membersihkan wajah dengan micellar water sebelum bermake-up harus dilakukan.

“Cari pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit.  Semua orang punya teknik masing-maisng saat membersihkan wajah. Kalau saya biasanya membersihkan bagian mata dulu, baru bagian lainnya dengan posisi ditarik ke atas pakai kapas,” tandasnya.

(fid/b)

loading...

Feeds