POJOKBANDUNG.com , BANDUNG – Pada umumnya fashion yang menarik itu ketika digunakan oleh wanita berukuran tubuh kecil, tinggi emampai, dan kurus. Sementara wanita yang memiliki tubuh besar atau dikatakan gendut dianggap kurang menarik, atau malah kerap menjadi sasaran bullying.
Hal tersebut kemudian ditepis oleh Intan Kemala Sari, salah satu fashionista plus size yang menjadi motivator berpakaian lewat akun sosial di Instagram yang bernama Kemalasari. Menurut Intan, untuk hal utama bagi wanita plus size yaitu harus percaya diri tapi tidak terlalu over.
“Saya pengen mempresentasikan diri di depan orang lain. Soalnya yang diketahui orang, kalau orang gendut itu kerap dibully, entah karena mereka yang memang gendut atau cara berpakaiannya yang kurang representable,” ujar perempuan 25 tahun ini beberapa waktu lalu.
Intan mengakui dari semenjak kuliah ia memang menyukai cara berpakai at least two tone alias baju dengan dua warna. Cara berpakaian Intan pun terbilang sederhana dan tidak ribet. Biasanya, untuk berpakaian ke kantor, Intan cukup menggunakan pakaian jegging dan tunik, atau long dress sama outer.
“Saya lebih suka pakai sneaker atau sslip on karena enak menopang tubuh, dibandingkanflat shoes. Tapi kalau ada acara formal atau pergi hangout pengen dress up dikit, Saya lebih suka pakai atasan yang potongannya simple, tapi cukup banyak detail agar terlihatstylish,” ujar perempuan yang menjadi karyawan di salah satu media swasta tersebut.
Untuk mendapatkan pakaiannya pun, Intan mengaku masih bisa membeli di toko-toko pakaian yang plus size baik offline atau pun online. Kadang Intan merasa heran, kenapa orang masih sulit membeli baju ukuran besar yang memang banyak dijual. Intan pun terkadang mengkreasikan pakaiannya lewat outer atau blazer panjang dari tenun yang dibuat oleh sang ibu.
Memilih jenis bahan pakaian, Intan lebih menyukai bahan katun, karena diakui perempuan yang berkerudung ini, katun lebih menyerap keringat dan nyaman dipakai. “Bahan kaos juga kadang saya pakai, tapi yang kaosnya lebih kaku karena gak gampang kusut.”
Intan juga mengatakan sebenarnya perkembangan fashion saat ini tidak membuat perubahan cara percaya diri kepada perempuan, terlebih perempuan yang big size. Menurutnya, masih banyak wanita plus size yang merasa minder dan malu dengan bentuk badan.
“Memang perkembangan fashion sekarang ini udah jauh lebih bisa mengakomodasi para wanita plus size tapi rasa percaya diri seseorang sebenernya balik lagi ke individu masing-masing. Percuma banyak toko pakaian plus size yang nyediain baju stylish kalau merekanya gak percaya diri dari hati. Jadi, pakai saja pakaian nyaman buat diri sendiri, jangan dengar kata orang, asal pede dan nyaman,” pungkas Intan. (cr3)