Dibikin Manual, Kopi Anjis Jalan Bengawan Bandung Mantap

Pelayan sedang meracik kopi Anjis.

Pelayan sedang meracik kopi Anjis.

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Indonesia adalah salah satu penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam. Maka tak heran apabila konsumsi kopi di Indonesia semakin meningkat. Melihat potensi produksi dan konsumen kopi di Indonesia, maka saat ini semakin banyak para pengusaha Indonesia yang melirik bisnis coffee shop.

Di Bandung sendiri, banyak sekali coffe shop yang menawarkan cara menikmati kopi dengan suasana yang berbeda. Kopi Anjis misalnya. Coffee shop yang berada di jalan Bengawan No. 34 ini memiliki berbagai varian menu kopi yang dikombinasikan dengan berbagai bahan pokok lain yang wajib Anda coba.

Selain harganya yang terjangkau, cara penyajian Kopi Anjis pun masih menggunakan cara manual. “Yang membedakan Kopi Anjis dengan coffee shop lainnya adalah cara penyajiannya yang masih manual, tidak ada sentuhan mesin, sehingga rasa sari kopinya masih ada,” ujar Marketing Staff Kopi Anjis, Kresna Sendy Jumat (6/11).

Dalam pemilihan nama, Kresna mengaku masih saja ada yang pro dan kontra terhadap penamaan Anjis. “Sebenarnya saat ini kata Anjis itu bukan lagi kata negatif. Meskipun masih ada yang pro kontra, tapi yang penting tujuan kami tidak negatif. Sebenarnya anjis itu lebih kepada ajakan nongkrong kepada anak muda untuk nongkrong di kopi Anjis.” jelasnya.

Coffee shop yang baru didirikan dua tahun yang lalu ini sudah mempunyai tiga cabang di Bandung. “Kopi Anjis berdiri sejak 28 September 2013. Alhamdulillah sudah ada tiga cabang, Insya Allah di akhir tahun ini target kami buka dua cabang lagi,” tuturnya

Selain di Jalan Bengawan, coffee shop Kopi Anjis berada di Jalan Surya Sumantri dan di Talaga Bodas. Di setiap cabang, setting dan konsep yang ditawarkan oleh Kopi Anjis berbeda-beda. “Di setiap cabang, kita mempunyai konsep yang berbeda. Kalau di Jalan Bengawan ini awalnya sih dikususkan buat anak muda karena tempatnya juga strategis. Tapi kadang kan target market itu suka gak karuan, ternyata ibu-ibu pun suka kesini. Sambil nunggu anak-anaknya pulang sekolah, biasanya ibu-ibu suka nongkrong disini sambil arisan juga,” ungkap Kresna.

Berbeda dengan Kopi Anjis yang berada di Talaga Bodas. Konsep interior yang ditawarkan Kopi Anjis lebih elegan, karena dikhususkan untuk family.

Menu ciri khas dari Kopi Anjis ini salah satunya adalah Kopi Sanger. Sanger adalah kepanjangan dari saling ngerti. “Sebenarnya kopi sanger itu berasal dari Aceh. Tapi di Kopi Anjis Sanger itu artinya saling ngerti. Jadi kita punya konsep bahwa pelanggan bebas menentukan keinginan minum kopinya sesuai dengan selera masing-masing. Jadi barista dan pelanggan saling ngerti, maunya konsumen seperti apa,” jelasnya.

Ada yang menarik dari Kopi Anjis, salah satunya adalah program Jumat Berbagi. Di setiap Jumat, Kopi Anjis menyisihkan 10 % dari total penjualannya untuk diberikan kepada beberapa yayasan sosial dan panti. “Kopi Anjis punya program Jumat Berbagi yang akan disumbangkan kepada yayasan dan panti asuhan. Jadi setiap hari Jumat kita menyisihkan 10% dari total penjualan untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Sebenarnya saya sudah coba mengajak beberapa café dan restoran lain untuk ikut program ini, agar kita bisa bersama-sama untuk menebarkan manfaat terhadap sesama,” pungkas Kresna. (dian/job3)

Loading...

loading...

Feeds

Raperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) 2023 telah disahkan menjadi peraturan daerah. Penandatanganan Ranperda P2APBD 2023 …

Pemkot Bandung Hormati Proses Hukum yang Berjalan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghormati seluruh proses hukum terkait pemeriksaan …