Ada Bantuan Air Bersih, Warga Senang

ILHAM GUSTAF DJAKARIA/RADAR BANDUNG BANTUAN : Beberapa warga membawa jerigen mengantri untuk mendapat bantuan air bersih dari Pemerintah Kota Cimahi di RT 01/RW 10 Rancabali Kel. Pasirkaliki Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi, Selasa (6/10).

ILHAM GUSTAF DJAKARIA/RADAR BANDUNG
BANTUAN : Beberapa warga membawa jerigen mengantri untuk mendapat bantuan air bersih dari Pemerintah Kota Cimahi di RT 01/RW 10 Rancabali Kel. Pasirkaliki Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi, Selasa (6/10).

POJOKBANDUNG.id, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah di Cimahi salah satunya di RT 01/RW 10 Rancabali Kel. Pasirkaliki Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi, Selasa (6/10).


Pengiriman bantuan air bersih tersebut guna untuk memenuhi kebutuhan warga akan air bersih, mengingat di Kota Cimahi sedang dilanda krisis air bersih di musim kemarau yang panjang ini.

Salah seorang warga, Nengsih Komaladewi ,34, mengaku senang dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Meski belum semua kebutuhan air terpenuhi, namun dirinya bersama warga lainnya sangat antusias.

“Mobil tangki tiba sekitar jam 10.00 WIB, tapi warga sudah mengantri sejak pagi. Soalnnya minggu kemarin tidak ada, jadi ya pada nunggu bantuan hari ini,” ujarnya, Kemarin.

Nengsih menuturkan, sebenarnya belum semua kebutuhan air bersih terpenuhi, mengingat kebutuhan air bersih diperlukan untuk berbagai hal seperti, masak, minum dan cuci piring. “Air bersih ini dipakai untuk banyak keperluan seperti untuk mencuci piring, minum dan makan, belum lagi untuk mandi dan mencuci pakaian. Masih belum cukup sih, tapi ya lumayan,” tuturnya.

Petugas Bagian Perlengkapan DKP Kota Cimahi, Endang Rohendi mengatakan, pengajuan bantuan datang dari hampir seluruh RW di Kota Cimahi. Tiap harinya, pihakya mengirim air sebanyak 12 rit/hari, dengan tiap ritnya mengangkut 5.000 liter air bersih. “Dari pagi sampai malam hari, petugas kita terus kerja untuk mengirim air. Karena kini kekeringan melanda hampir di semua wilayah,” ujarnya.

Namun demikian, permintaan warga tak bisa langsung dipenuhi. Sebab, pihaknya pun cukup kesulitan mencari sumber air untuk membantu warga akan kebutuhan air bersih.

“Bantuan pengiriman kita atur sesuai jadwal. Untuk wilayah utara sumbernya dari Ciawitali, sedangkan untum wilayah sselatan sumbernya dari PT Enggal. Saya tegaskan, pihak pemerintah tidak melakukan pemungutan biaya apapun untuk pengiriman bantuan air bersih ini,” ungkapnya.

(ham)

Feeds

Raperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) 2023 telah disahkan menjadi peraturan daerah. Penandatanganan Ranperda P2APBD 2023 …