Kabut Menipis, Kualanamu Beroperasi Normal

Bandara Kualanamu diselimuti kabut asap. (foto: posmetro medan)

Bandara Kualanamu diselimuti kabut asap. (foto: posmetro medan)

POJOKSATU.id, MEDAN-Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Riau dan Sumatera Selatan yang beberapa hari belakangan menyelimuti Kota Medan, perlahan mulai menipis pada Minggu (20/9/2015) pagi.


Jarak pandang sudah mencapai 5 ribu meter. Meski beberapa hari belakangan diselimuti asap, tapi kondisi udara di Medan belum masuk level berbahaya.

Menipisnya kabut asap juga berdampak positif bagi dunia penerbangan, khususnya di Bandara KNIA. Jika pada Sabtu (19/9) lalu, 16 penerbangan kedatangan dan keberangkatan dibatalkan akibat kabut asap, tapi pada Minggu (20/9) pagi penerbangan di bandara berstandar internasional itu berjalan normal.

Duty Manager Bandara KNIA Baiquni SH mengatakan, meski penerbangan di KNIA normal, namun bandara kota tujuan ada yang bermasalah karena diguyur hujan deras. Seperti Garuda Indonesia GA 7124 seharusnya berangkat pukul 15.40 Wib terpaksa dibatalkan karena Lhokseumawe yang menjadi tujuan diguyur hujan.

“Hanya satu penerbangan keberangkatan saja yang dibatalkan itupun karena di Lhokseumawe turun hujan,” sebutnya.

Selain satu penerbangan dibatalkan akibat hujan, dua penerbagangan kedatangan juga terpaksa dibatalkan akibat cuaca. Penerbangan Garuda Indonesia GA 0262 jadwal keberangkatan dari Sibolga pukul 15.20 Wib dan penerbangan Wings IW 1255 jadwal keberangkatan dari Sibolga jadwal keberangkatan sekira pukul 15.25 Wib.

“Jarang pandang pada pagi hari berkisar 1.000 meter. Namun dari pukul 11.00 Wib-13.00 Wib jarak pandang berkisar 3.000 meter,” tandasnya.

Sementara itu Petugas Prakirawan (forecester) BMKG Bandara Kuala Namu Darul ketika dikonfirmasi Minggu (20/9) malam menyebutkan, jumlah titik api (hot spot) hingga Minggu (20/9) sekira pukul 16.00 Wib berkurang dibandingkan sehari sebelumnya. Jika pada Sabtu (19/9) hingga pukul 05.00 Wib jumlah titik api sebanyak 596 sedangkan hingga Minggu (20/9) pukul 16.00 Wib jumlah titik api sebanyak 256.

Untuk wilayah Jambi terdapat 21 titik api, Padang 2 titik api, Babel 19 titik api, Riau 18 titik api, Lampung 20 titik api, Kepri 1 titik api dan Sumut 3 titik api. (sdf)

Feeds

Tingkatkan Kapasitas Kader Lewat Bimtek

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam upaya meningkatkan kapasitas para kader Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM), Dinas Sosial Kota Bandung menggelar bimbingan teknis …